Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komunitas Ojek Online Dekralasi: Harapan Kepada Prabowo Bukan Keniscayaan

Komunitas Ojek Online Dekralasi: Harapan Kepada Prabowo Bukan Keniscayaan Komunitas Ojol Deklarasikan Prabowo-Sandi. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Forum Gabungan Roda 02 yang berisi komunitas ojek online mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di pilpres 2019. Juru Bicara Forum Gabungan Roda 02 Zulfikar menilai, para ojol itu pupus harapan lantaran pemerintahan saat ini belum mampu membuat regulasi yang pro kepada pengemudi ojol.

"Kita mediasi menghadap ke DPR, kita melakukan demo sampai puncaknya sebagian teman-teman hadir ke Istana dan duduk bareng dengan presiden Republik Indonesia sampai akhirnya tidak ada hasil yang kita dapatkan. Malah kebijakan yang sebagian besar teman teman rasakan malah lebih buruk," kata Zulfikar saat jumpa pers di Jalan Kertanegara VI, Jakarta, Jumat (14/12).

Kemudian, pengemudi ojol ini mengingat kontrak politik Prabowo kepada kaum buruh. Salah satu poinnya tertulis nasib dan kesejahteraan kaum buruh bakal diperjuangkan, termasuk ojek online. Prabowo juga menyertakan regulasi yang dijanjikan. Hal tersebut menjadi momentum para ojol untuk berjuang bersama Prabowo sebagai harapan baru.

"Makanya, kita di sini penegasan bahwa memang harapan kita kepada Bapak Prabowo bukan keniscayaan. Mudah-mudahan akan terwujud. Ini tekad kita," ucap Zulifkar mewakili para Forum Gabungan Roda 02.

Di kesempatan sama, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Mayjen (Purn) TNI Musa Bangun sangat menghargai terus bertambahnya dukungan dari komunitas ojol dan elemen masyarakat lainnya. Prabowo, kata Musa, ingin memperjuangkan sila ke-5.

"Apa yang diperjuangankan Pak Prabowo sudah jelas dalam visi misi beliau, bahwa beliau punya keinginan ingin melihat rakyat semuanya tersenyum. Dalam arti beliau bisa memberikan hal yang terbaik bagi semua kehidupan di Indoensia. Semua sila sudah dilaksanakan, cuma 1 sila yang belum, yaitu keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," ucap Musa.

Senada dengan Musa, Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi juga menyambut positif dukungan yang didapatkan dari komunitas ojek online tersebut. Menurutnya, nasib dari para pengemudi ojol mesti diperjuangkan di pemerintahan masa depan.

"Teman-teman ojol ini ingin punya posisi tawar yang baik di perusahaan online. Tapi perusahaan online atas nama kemitraan dan posisi pengemudi dalam posisi tawar yang tidak proporsional," ucap Ferry.

Oleh karenanya, Ferry memastikan, BPN bakal menyiapkan ide perjuangan guna memperjuangkan nasib ojol. Menurut politisi Gerindra itu, cara pergantian kepemimpinan bisa menjadi jalan keluar untuk menghapus kebijakan yang masih merugikan ojol.

"Ketika nanti terjadi pergantian kekuasaan, kita akan ganti kebijakan ini bahwa fleksibel label market ini harus menempatkan posisi yang sama bahkan ada pikiran dari kami sebenarnya badan usaha koperasi ini bisa didirikan pengemudi ojol supaya mereka punya posisi dan kedudukan yang sama kuatnya untuk menentukan tarif dan apapun," tuturnya.

Adapun, komunitas forgab roda 02 mengklaim memiliki 205 komunitas pengemudi ojol yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi , Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera. Mereka mengklaim memilki anggota sekitar 12.000 orang.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP