Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kiai Mahsum di depan massa reuni 212: Buni Yani pahlawan Al Maidah

Kiai Mahsum di depan massa reuni 212: Buni Yani pahlawan Al Maidah Buni Yani. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Buni Yani menjadi narapidana kasus dugaan pelanggaran Undang Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, karena mengunggah video Ahok. Hari ini, dia tampak hadir di acara reuni massa 212 di kawasan Sabtu (2/12).

Buni Yani disanjung oleh para peserta karena unggahannya pada waktu itu menggerakan umat muslim dan terbentuklah gerakan aksi bela Islam tersebut. Pernyataan itu diangkat oleh Kiai Mahsum Bondowoso selaku orator.

"Kita harus akui, kalau tidak ada Bumi Yani, tidak akan ada 212," ujar Mahsum disambut takbir dari peserta alumni 212.

Tak hanya itu, Buni Yani juga dianggap sebagai pahlawan. "Buni Yani pahlawan Al Maidah," ucap dia makin menggetarkan massa.

Buni Yani tak sendiri di atas panggung. Dia bersama Ahmad Dhani disambut meriah massa. Pria yang mengenakan pakaian serba hitam itu dianggap telah dikriminalisasi oleh suatu pihak.

"Semoga polisi diberi hidayah," ujar Mahsum.

Mahsum juga mengatakan, perayaan setahunan aksi 212 tak hanya berhenti mengawal kasus Ahok lalu. Tugas mereka masih ada lagi. Yaitu memperjuangkan ulama yang dianggap telah dikriminalisasi seperti Habib Rizieq yang tersandung kasus dugaan pornografi.

Selain itu, mereka menyatakan akan mengawal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan politisi NasDem Viktor Laiskodat. "Tugas kita masih ada Viktor, Ahok-ahok yang lain masih ada," kata dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP