Ki Raden Gendeng, dukun palsu di Bekasi ngaku lebih sakti dari Dimas Kanjeng
Merdeka.com - Dua orang warga Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi menjadi korban penipuan oleh dukun palsu. Modusnya, tersangka mengaku bernama Ki Raden Gendeng dan bisa mendatangkan uang tunai hingga triliunan rupiah.
Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Parjana mengatakan, dua orang korban sudah melapor ke polisi, mereka adalah IM dan BK. Keduanya kehilangan uang Rp 85 juta. Uang tersebut disetorkan kepada tersangka Suhendi (29) dan Kardiono (21) untuk kebutuhan belanja sejumlah barang yang dipakai ritual.
"Korban memberikan uang secara bertahap untuk membeli minyak, dupa, dan lainnya. Kepada korban tersangka mengaku barang-barang itu harganya mahal," kata Parjana, Sabtu (3/2).
Agar korban percaya, kata dia, tersangka Suhendi mengaku bernama Ki Raden Gendeng. Agar lebih yakin, tersangka mempunyai jubah hitam berikut sorban, blankon, mirip seperti Kanjeng Dimas Taat Pribadi di Jawa Timur, serta sejumlah perlengkapan lainnya seperti wayang golek.
Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Iptu Yusron mengatakan, modus tersangka mirip seperti Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Jawa Timur. Bedanya di sana menggandakan uang, tapi di sini justru mendatangkan uang.
"Ngakunya lebih sakti lagi ke korban, karena bisa mendatangkan uang dengan jumlah banyak. Padahal itu hanya tipu muslihat tersangka," kata Yusron.
Adapun kedua tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP, ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun. Barang bukti disita berupa dua wayang golek, dua samurai, tongkat, jubah, sorban putih, kotak kecil panjang, bakul, blangkon, tasbih, lilin bekas, dupa, kain mori, dan buku tulis.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya