Ketua KPU Sebut Banyak Negara Ingin Belajar Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia

Ada beberapa hal yang ingin ditiru negara-negara tersebut, Arief menyebut salah satunya mengenai Situng.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ketua KPU Sebut Banyak Negara Ingin Belajar Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia
ketua KPU Arief budiman. ©2018 Liputan6.com/Yunizafira

Ketua KPU RI Arief Budiman menyebut banyak negara yang ingin belajar penyelenggaraan Pemilu Indonesia. Diantaranya Papua Nugini, Timor Leste, Afganistan, Republik Kepulauan Fiji, Meksiko dan Malaysia.

"Sebut saja beberapa negara,antara lain seperti saat ini Papua nugini. Beberapa waktu lalu Malaysia. Sebelumnya ada Afghanistan," katanya di kantor KPU RI, Selasa (2/7).

Ada beberapa hal yang ingin ditiru negara-negara tersebut, Arief menyebut salah satunya mengenai Situng.

"Paling banyak yang ingin ditiru adalah Situng kita. Situng kita luar biasa lho, menampilkan hasil dari setiap TPS. Mereka punya teknologi bagus, tapi yang ditampilkan adalah hasil akhir, (hasil) per TPS mereka belum punya," ujarnya.

Arief mengklaim, negara-negara tersebut kagum dengan Situng lantaran bisa menampilkan data hasil pencoblosan di setiap TPS secara cepat. Selain itu, negara lain kagum sebab meski memiliki jumlah pemilih begitu besar, wilayah sangat luas, namun Pemilu 2019 berjalan lancar.

"Kalau saya ketemu di organisasi Pemilu sedunia, saat saya persentasi mereka itu kagum, 17 ribu pulau lebih dari 190 juta pemilih, partainya banyak, bisa jalan aman, lancar (Pemilu)," tutupnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi