Ketua DPP Gerindra resmi laporkan Viktor Laiskodat ke Bareskrim
Merdeka.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerindra Iwan Sumule mendatangi Bareskrim Mabes Polri di Gambir Jakarta Pusat. Dia melaporkan pidato politik yang disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Vicktor Bungtilu Laiskodat yang menyebut empat partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat mendukung kelompok ekstremis dan khilafah.
"Saya menganggap bahwa Vicktor Laiskodat telah melakukan ujaran kebencian dan berpotensi untuk memecah belah umat dan membuat perpecahan anak bangsa," kata Iwan, di Gedung Bareskrim, Jakarta, Jumat (4/8).
Menurut Iwan, pidato yang disampaikan Viktor pada acara deklarasi dukungan paket calon Pilkada serentak 2018 di Tarus, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa (1/8) lalu itu sangat berbahaya dalam sistem demokrasi.
Dia menegaskan, ucapan Viktor itu harus dipertangungjawabkan secara hukum. "Vicktor Laiskodat ini harus mempertanggungjawabkan apa yang dia ucapkan sehingga apa yang kemudian kami lakukan pelaporan ini, dapat juga kami menguji apakah hukum hari ini juga akan berkeadilan, akan berani memeriksa atau menindaklanjuti laporan kami," ujarnya.
Barang bukti yang dibawa oleh Iwan adalah rekaman pidato dari Viktor Laiskodat. "Kami akan melaporkan saudara Viktor Laiskodat dengan Undang-undang ITE pasal 28 ayat 2 dan juga Undang-undang KUHP pasal 156 dan juga Undang-undang nomor 40 tahun 2008. Jadi saya pikir itu yang akan kami laporkan," kata Iwan.
"Jadi itu yang kami anggap potensi-potensi yang bisa memecah keberlangsungan kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Karena ini sebuah berita fitnah yang disampaikan oleh saudara Vicktor karena menuduh kami adalah partai yang mendukung ekstremis-ekstremis untuk mewujudkan negara khilafah," kata Iwan.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya