Kesal Disebut Tak Berguna, Sopir di Depok Habisi Istri Siri
Merdeka.com - Polisi mengungkap motif pembunuhan R di rumah kontrakan, Gang Musholla, Pancoran Mas, Depok, pada Jumat (9/7). Tersangka A mengaku menghabisi istri sirinya itu karena kesal disebut tidak berguna.
"Motifnya karena istrinya ini sering menyampaikan kepada pelaku seperti kata-kata kasar bahwa kamu laki-laki tidak berguna dan sebagainya. Yang bersangkutan kesal," kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Senin (12/7).
Sebelum menghabisi nyawa R, pelaku pura-pura mengajak istrinya berhubungan intim. Kemudian pelaku langsung menggorok istrinya dengan pisau cutter. "Modus mengajak istrinya berhubungan, saat mau berhubungan langsung ambil cutter menggorok leher korban," bebernya.
Sebelumnya A mengaku tidak pernah melakukan perbuatan kasar pada korban. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir ini memendam lama kekesalannya.
Dia akhirnya gelap mata dan menghabisi nyawa R dengan sadis, Jumat (9/7).
"Puncaknya saat kata-kata kasar penghinaan itu, dia (pelaku) kesal, modusnya dengan mengajak berhubungan, saat sudah dekat, langsung diambil cutter yang ada di sebelah posisi tempat tidur itu langsung digorok lehernya," ungkapnya.
A diringkus di rumah istri pertamanya di Cilebut, Kabupaten Bogor. Pria ini diamankan Tim Jatanras Polda Metro Jaya.
Dia tersangkut dua kasus hukum berbeda. "Jatanras Polda menangani pencurian HP. Di Depok menangani 338 (pembunuhan). Kerja sama Polres Depok dengan Jatanras Polda. Polda dulu yang mengamankan pelaku. Dari situ pintu untuk kasus ini terungkap," tambahnya.
Atas perbuatannya menghabisi nyawa R, maka pelaku dijerat Pasal 338 KUHP. "Ancamannya 15 tahun penjara," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya