Kesaksian Dokter Bedah yang Operasi Ratna Sarumpaet
Merdeka.com - Seorang dokter langanan turut memberikan kesaksian di sidang kasus penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/3).
dr. Sidik Setiamihardja, SpB SpBP, merupakan satu dari lima dokter yang berada di RSK Bedah Bina Estetika, Menteng Jakarta Pusat. Sidik yang melakukan tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau tarik muka (pengencangan kulit muka) ke pasien Ratna Sarumpaet.
Dalam kesaksian Sidik, membenarkan Ratna Sarumpaet salah satu pasien yang ditangani. Ia menyampaikan melakukan rekontruksi wajah Ratna Sarumpaet pada 21 September 2018 mulai jam 19.00 WIB hingga jam 22.45 WIB.
"Kira-kira membutuhkan waktu 3,5 jam," ucap Sidik.
Selama itu pun Ratna masih dalam pemantauan dokter. Terhitung setidaknya dirinya harus bolak-balik ruangan untuk melihat perkembangan pascaoperasi.
"Selesai operasi, Ratna dipindahkan ke ruangan VIP. Itu dari tanggal 22 September hingga 24 September 2018 selalu saya kontrol. Pada tanggal 24 September 2018, sekitar pukul 20.50 WIB saya nyatakan boleh pulang," ucap dia.
"Tetapi saya meminta Ratna Sarumpaet kembali ke rumah sakit 27 September 2018, jam 7 malam, untuk pencabutan benang di mata. Kemudian 1 Oktober 2018 ham 5 sore mencabut benang di pipi. Setelah itu selesai," dia melanjutkan.
Sidik menjelaskan, sebelum melakukan tindakan operasi, Ratna terlebih dulu konsultasi pada 20 September 2018.
"Bagaimana melakukan operasi perbaikan mata dan perbaikan muka (facelift) atau tarik muka (pengencangan kulit muka), jadi muka nya jadi lebih baik kelihatannya," kata Sidik meniru ucapan Ratna kala itu.
Saat itu, Sidik juga menyampaikan resiko yang mungkin dialami pasien yang melakukan perbaikan muka (facelift) atau tarik muka (pengencangan kulit muka).
"Jadi yang perlu diketahui bahwa sesudah operasi tentu akan menimbulkan bengkak. Bengkak itu dua hari setelah operasi, kemudian akan turun.Tentu ada jaitan yang dijaitkan pada muka, mata, di depan dan belakang telinga," Sidik mengakhiri.
Usai mendengarkan keterangan saksi, Ratna Sarumpaet meminta semua pihak tidak menyalahi dr Sidik Setiamihardja. "Jangan terkesan dr Sidik disalahkan. Tidak ada yang salah dari apa yang dia lakukan," ujar dia.
Ratna pun meminta maaf telah menyeret dr Sidik di salam kasus ini. "dr Sidik menangani saya sejak menginjak usia 65 tahun. Saya yang harus saya minta maaf kepada dr Sidik," tandas Ratna.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya