Kereta Teknis Proyek KCJB Anjlok saat Dioperasikan Teknisi Kontraktor
Merdeka.com - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan bahwa kecelakaan kereta di Bandung bukan rangkaian kereta cepat, melainkan kereta kerja yang dioperasikan kontraktor.
Dia mengatakan lokasi kecelakaan terjadi di wilayah Desa Cempaka Mekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Kecelakaan terjadi pada Minggu (19/12) sekitar pukul 17.00 WIB.
"Rangkaian kereta kerja yang dioperasikan oleh kontraktor Sinohydro mengalami anjlogan. Kereta kerja tersebut terdiri dari lokomotif diesel dan mesin pemasangan rel. jadi di sini, yang keluar jalur adalah kereta kerja bukan rangkaian kereta cepat," ucap dia melalui video resmi pihak perusahaan, Senin (19/12).
Peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi mengenai proses atau standar prosedur pengerjaan agar memenuhi aspek keselamatan kerja. Selain itu, proses investigasi yang dilakukan pihak berwajib akan didukung sepenuhnya.
"Hari ini kami fokus melakukan evakuasi dan KCIC bersama pihak terkait akan melakukan evaluasi atas SOP pemasangan rel, SOP kerja lainnya," terang dia.
"PT KCIC dan kontraktor KCJB mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang," ucap dia.
Korban kecelakaan berjumlah enam orang, semuanya warga negara China. Dua orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sisanya masih menjalani perawatan.
"Berdasarkan update laporan dari rumah sakit, kejadian ini menimbulkan korban sebanyak enam orang. Dua meningga dunia, dua luka sedang atau berat dan dua luka ringan. Semuanya merupakan teknisi dari kontraktor Sinohydro dan warga negara Tiongkok," beber Dwiyana.
Korban luka berat saat ini masih dirawat di RS Santosa Bandung. Sedangkan korban luka ringan sudah diperbolehkan pulang. "Tentunya kami mengucapkan belasungkawa dan duka yang sedalam-dalamnya untuk keluarga korban meninggal dunia," ia melanjutkan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya