Kepala Cabang PT Pelni Kupang jadi tersangka kasus pungli

Selasa, 3 Oktober 2017 19:02 Reporter : Ananias Petrus
Kepala Cabang PT Pelni Kupang jadi tersangka kasus pungli Ilustrasi Narapidana. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala PT Pelni Cabang Kupang berinisial A ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda NTT, dalam kasus pungutan liar di pelabuhan Tenau Kupang.

Sebelumnya A ditangkap tim Saber Pungli di salah satu hotel di Kupang, Senin (2/10) pukul 21.45 WITA. Saat diamankan tersangka sedang bersama sopir dan saudaranya.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Abraham Jules Abast membenarkan bahwa berkas perkara yang terjadi pada Selasa (19/9) lalu, tim Saber Pungli melakukan OTT terhadap delapan orang karyawan dan petugas lapangan PT Pelni Cabang Kupang.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka, sementara Kepala Cabang diperiksa sebagai saksi, namun setelah dilakukan pengembangan dan memenuhi dua alat bukti, tim penyidik langsung menaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

"Setelah mendengarkan keterangan para saksi dan dilakukan gelar perkara, ditambah dua alat bukti yang kuat, maka Kepala PT Pelni Cabang Kupang ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditangkap di teras Hotel Amaris Kupang, karena dikhawatirkan tersangka melarikan diri dari NTT," kata Jules.

Menurutnya, keterangan para saksi menyatakan bahwa praktik pungli sering dilakukan karyawan dan petugas lapangan di Pelabuhan Tenau. Saat ini tersangka mendekam di ruang tahanan Mapolres Kupang Kota.

"Yang besangkutan mengetahui apa yang dilakukan oleh karyawannya maupun petugas lapangan. Praktik pungli ini sering bahkan kegiatan rutin mereka di pelabuhan," jelasnya.

Hingga saat ini, Polda NTT telah memeriksa lebih dari 20 saksi. Sementara sopir dan saudara Kacab masih diperiksa untuk mendalami kasus tersebut.

Tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf E UU Tindak Pidana Korupsi, dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. [cob]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini