Kepala BNPT: Jika Kombatan ISIS Dimarjinalkan, Habis Sudah

Selasa, 9 Juli 2019 19:36 Reporter : Merdeka
Kepala BNPT: Jika Kombatan ISIS Dimarjinalkan, Habis Sudah Ketua BNPT Suhardi Alius. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius meminta masyarakat tidak memarjinalkan kombatan ISIS jika pulang ke Indonesia. Menurutnya, perlu waktu untuk mengubah pola pikir radikal negatif para kombatan.

"Bagaimana jika mereka saudara anda?" kata Suhardi dalam diskusi di Tempo Institute, Palmerah, Jakarta Selatan, Selasa (9/7).

Menurutnya, masalah pemulangan para mantan kombatan ISIS sangat kompleks. Bukan sesederhana pertanyaan mereka boleh balik atau tidak.

"Misalnya ada mantan istri yang ditinggal suaminya karena meninggal, lalu dia nikah lagi (di sana) dan punya anak. Bagaimana dengan anaknya?" tanya Suhardi.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, BNPT dalam menyikapi hal ini akan mengedepankan pendekatan secara lembut. Karena, lanjutnya, tidak bisa ideologi kekerasan dilawan dengan kekerasan.

Oleh karenanya, ia meminta masyarakat untuk tidak memarjinalkan mantan kombatan ISIS.
"Jika mereka dimarjinalkan, habis sudah," tegasnya.

Memarjinalkan mantan kombatan ISIS, kata Suhardi, akan membuat mereka sulit kembali berintegritas dengan masyarakat. Bila hal tersebut terjadi, maka upaya pencabutan ideologi kekerasan dari para mantan kombatan ISIS akan sulit terwujud.

Suhardi mengaku timnya akan meminta izin ke pemerintah untuk meng-assessment para kombatan ISIS. Assessment diperlukan untuk mengklasifikasi tingkat radikalisasi seseorang.

"Sekarang sedang ongoing, perwakilan kita di Damascus untuk memonitor," tandasnya.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini