Kementerian Sosial kirim 6 mobil dapur umum ke Palu dan Donggala

Senin, 1 Oktober 2018 19:58 Reporter : Sania Mashabi
Kementerian Sosial kirim 6 mobil dapur umum ke Palu dan Donggala Gempa Palu. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Sosial telah menyiapkan 6 unit mobil dapur umum lapangan (dumlap) untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Mobil tersebut diperuntukkan membantu masyarakat yang terdampak gempa dan tsunami.

"Kami sudah mobilisasi ke Sulteng sebanyak enam unit," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/10).

Agus menjelaskan, satu mobil dumlap bisa memasak 2.000 nasi bungkus. Sehingga dalam satu hari bisa menyediakan 6.000 nasi bungkus.

"Dari 6 unit mobil itu, 1 unit saja bisa memasak 2.000 nasi bungkus. Sekali masak satu unit mobil bisa 2.000 nasi bungkus. Jadi kalau 3 kali masak sehari bisa 6.000 nasi bungkus, itu dari satu unit. Kalau 6 unit mobil kira-kira ada 36.000 nasi bungkus," ungka Menteri yang berafiliasi dengan Kemenko PMK tersebut.

Enam mobil itu sudah tiba di wilayah terdampak gempa dan tsunami sejak Minggu (30/9) kemarin. Namun, rencananya, baru malam ini dumlap akan beroperasi.

"In operationnya mungkin malam ini sudah bisa. Karena banyak hal yang harus kita inikan sebelum operasi, misalnya gas tabung sebelum masak, bensin kendaraan, kemudian ketersediaan bahan untuk masak, masak sayur mayurnya harus ada bahan-bahannya. Itu kan harus belanja. Belanja yang masif," ujarnya.

Kehadiran dumlap ini, lanjut Agus, juga masih memiliki kendala. Sebab, bank untuk mencairkan uang cek belanja masih banyak yang lumpuh.

"Laporan dari temen-temen Kemensos masih ada kendala untuk mencairkan cek. Sehingga belanja-belanja masih jadi kendala karena bank di sana masih lumpuh. Tapi malam ini Insya Allah sudah bisa operasional," tuturnya.

Menurut Politikus Partai Golkar itu, ada lima titik utama yang menjadi prioritas utama di Palu. Di antaranya di daerah Balaroa, Pantai Talise, Desa Petobo, di daerah Pantola dan di wilayah hotel Roa-roa.

"Jadi sudah saya perintahkan semua unit mobil masuk ke lima wilayah itu daerah prioritas," ucapnya. [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini