Kementerian Pertahanan bangga dengan aksi patriot Jhoni

Sabtu, 18 Agustus 2018 18:51 Reporter : Rizky Andwika
Kementerian Pertahanan bangga dengan aksi patriot Jhoni Jhoni Gala. ©2018 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) mengapresiasi Yohannes Andikalla, siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Silawan, Atambua. Bocah yang akrab disapa Jhoni tersebut memanjat tiang bendera yang talinya putus saat upacara kemerdekaan HUT RI ke-73 tahun 2018, di Pantai Motaain Desa Silawan, Kec. Tasifeto Timur, Belu, Nusa Tenggara Timur.

Apresiasi ini disampaikan oleh Pejabat Perwakilan Kementerian Pertahanan (PKP) Nusa Tenggara Timur (NTT) Kolonel Friski Suatan di Bandara Eltari, Kupang, Sabtu (18/8).

Kementerian Pertahanan bangga atas aksi spontan Jhoni memanjat tiang bendera untuk memperbaiki pengait tali yang macet di tengah upacara bendera memperingati proklamasi kemerdekaan di Atambua, Belu, NTT, Jumat (17/8) lalu.

"Kementerian Pertahanan bangga akan aksi patriot bangsa di wilayah perbatasan itu. Ini bukti nyata kecintaan anak muda pada tanah airnya," kata Friski disampaikan melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/8).

Menurut Friski, dalam sistem pertahanan semesta, setiap warga negara Indonesia tentunya memiliki cara masing-masing dalam membela tanah air. Jhoni dengan kemampuannya bisa membuat Merah Putih berkibar saat kondisi darurat.

Pengibaran sang saka merah putih yang dilaksanakan di area lapangan di Pantai Motaain Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu tak jauh dari Timor Leste, ini nyaris gagal tanpa perjuangan Jhoni.

Saat pengibaran bendera tali menyangkut di ujung tiang yang menjulang, walau tali bermasalah bendera dikibarkan di wabah sebelah tiang dengan direntangkan oleh petugas pengibar bendera saat itu.

Jhoni pun langsung berinisiatif memanjat tiang bendera memperbaiki masalah tersebut, walaupun aksi tersebut akan membahayakan dirinya, tiang sempat goyang saat Jhoni memanjat hingga tengah tiang, dan saat itu banyak yang membantu untuk menguatkan tiang dengan memegangi tiang di bawahnya hingga dia sampai di ujung tiang bendera dan memperbaiki tali yang sempat tersangkut.

Aksi ini membuat banyak pihak memuji keberanian dan langkah melancarkan pengibaran sang saka merah putih. [rzk]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini