Kemenpar Perkuat Ekosistem Promosi Pariwisata Lewat WICF 2025: Dorong Kolaborasi dan Inovasi
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat ekosistem promosi pariwisata melalui Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2025, mendorong kolaborasi dan inovasi menuju Co-Branding 5.0.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem promosi pariwisata nasional. Inisiatif ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2025, yang akan menjadi fondasi untuk tahun 2026. Forum tersebut bertujuan untuk membangun jejaring yang lebih solid dan inovatif dalam mempromosikan destinasi wisata Indonesia ke kancah global.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa WICF 2025 menjadi momentum krusial. Acara ini akan memperkenalkan arah baru kampanye Wonderful Indonesia menuju era Co-Branding 5.0, di mana kolaborasi dan inovasi menjadi kunci dalam memperkuat posisi pariwisata Indonesia di mata dunia. Pernyataan ini dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat, 14 November.
Forum ini, yang mengusung tema "Strengthening Collaboration Toward Co-Branding 5.0", akan menghadirkan ruang interaktif. Sebanyak 49 mitra co-branding diajak untuk menyelaraskan tujuan strategis program kementerian. Ini termasuk penjajakan peluang kerja sama strategis melalui sesi business matching yang interaktif dan produktif.
Arah Baru Kampanye Wonderful Indonesia dan Co-Branding 5.0
Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2025 dirancang sebagai platform penting bagi Kementerian Pariwisata. Forum ini memperkenalkan visi baru dalam strategi promosi pariwisata Indonesia yang lebih terintegrasi. Melalui tema "Strengthening Collaboration Toward Co-Branding 5.0", Kemenpar menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi erat.
Ni Made Ayu Marthini menyoroti bahwa Co-Branding 5.0 mengedepankan kolaborasi yang lebih mendalam dan inovasi berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat citra Wonderful Indonesia di pasar global yang semakin kompetitif. Partisipasi 49 mitra co-branding dalam forum ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mencapai tujuan tersebut.
Sesi interaktif dalam WICF 2025 memungkinkan mitra untuk menyelaraskan tujuan strategis mereka dengan program Kemenpar. Hal ini mencakup diskusi mengenai pengembangan produk wisata yang inovatif. Serta, strategi kampanye promosi bersama yang lebih efektif dan terarah untuk menarik wisatawan.
Program Unggulan dan Peluang Kerja Sama Strategis
Kementerian Pariwisata saat ini fokus pada lima program unggulan yang menjadi prioritas nasional. Program-program tersebut meliputi Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Event Berbasis IP Indonesia, Desa Wisata, dan Pariwisata Berkualitas. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Kemenpar dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang komprehensif dan berkelanjutan.
Dalam WICF 2025, Kemenpar juga memfasilitasi sesi business matching yang strategis. Sesi ini dirancang untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama antara kementerian dan para mitranya. Para peserta forum memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi potensi sinergi dalam pengembangan produk wisata yang unik dan menarik.
Selain itu, sesi ini juga membuka kesempatan untuk merancang kampanye promosi bersama yang lebih luas. Inisiatif co-branding yang kuat diharapkan dapat memperkuat citra Wonderful Indonesia. Baik di pasar domestik maupun di kancah internasional, demi pertumbuhan sektor pariwisata yang signifikan.
Kampanye Internasional 'Go Beyond Ordinary' dan Pilar Utama
Selaras dengan semangat WICF 2025, Kementerian Pariwisata sebelumnya telah meluncurkan kampanye internasional. Kampanye ini bertajuk “Go Beyond Ordinary” dan diperkenalkan di ajang World Travel Market (WTM) London 2025 pada 6 November 2025. Peluncuran ini merupakan langkah strategis Kemenpar untuk memperluas jangkauan promosi.
Kampanye "Go Beyond Ordinary" bertujuan untuk memperkuat posisi Wonderful Indonesia di mata dunia. Indonesia diposisikan sebagai destinasi pariwisata yang autentik, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi. Ini menandai arah baru promosi pariwisata Indonesia yang lebih berfokus pada pengalaman bermakna bagi setiap wisatawan.
Kampanye ini didasarkan pada tiga pilar utama yang mencerminkan kekayaan Indonesia. Pilar-pilar tersebut meliputi wisata gastronomi, kebugaran, dan bahari. Ketiga pilar ini secara harmonis memadukan budaya, alam, dan kreativitas bangsa, menawarkan pengalaman perjalanan yang mendalam dan berkesan.
Membangun Ekosistem Pariwisata Berkelanjutan
Ni Made Ayu Marthini berharap agar forum ini menjadi wadah kolaborasi yang semakin kuat. Kolaborasi ini melibatkan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di industri pariwisata. Tujuannya adalah membangun ekosistem pariwisata yang lebih kreatif, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.
“Dengan semangat Go Beyond Ordinary, Indonesia menegaskan komitmennya sebagai destinasi yang tidak hanya dikunjungi, tetapi juga dihayati sebagai tempat alam, budaya, dan manusia berpadu menciptakan perjalanan yang meninggalkan kesan mendalam,” ujar Ni Made. Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi di balik upaya promosi pariwisata.
Melalui upaya ini, Indonesia bertekad untuk menjadi destinasi di mana alam, budaya, dan manusia berpadu harmonis. Sinergi ini akan menghasilkan pengalaman perjalanan yang unik dan tak terlupakan. Hal ini juga mendukung pariwisata berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Sumber: AntaraNews