Kemenkes Tinjau Kesiapan Layanan Cuci Darah RSUD ZUS Gorontalo Utara, Kapan Mulai Beroperasi?

Tim Kemenkes RI meninjau kesiapan RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara untuk layanan cuci darah. Kapan fasilitas vital ini akan mulai beroperasi penuh?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenkes Tinjau Kesiapan Layanan Cuci Darah RSUD ZUS Gorontalo Utara, Kapan Mulai Beroperasi?
Tim Kemenkes RI meninjau kesiapan RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara untuk layanan cuci darah. Kapan fasilitas vital ini akan mulai beroperasi penuh? (AntaraNews)

Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia baru-baru ini melakukan peninjauan intensif terhadap kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan rumah sakit dalam membuka layanan cuci darah atau hemodialisa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Peninjauan ini menjadi langkah krusial sebelum layanan vital tersebut dapat dioperasikan secara penuh.

Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, menjelaskan bahwa kehadiran tim Kemenkes RI didampingi oleh tim ahli dari RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung. Mereka bersama-sama memeriksa ketersediaan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana yang mendukung layanan cuci darah Gorontalo Utara.

Peninjauan Menyeluruh untuk Kesiapan Optimal Layanan Cuci Darah

Kunjungan tim gabungan dari Kementerian Kesehatan RI dan RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung ini berfokus pada pemeriksaan detail. Mereka mengecek ketersediaan tenaga medis seperti dokter dan perawat yang memiliki keahlian khusus di bidang hemodialisa.

Selain itu, tim juga menilai kelengkapan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk operasional layanan cuci darah. Hal ini mencakup peralatan medis, ruang perawatan, hingga sistem pendukung lainnya agar layanan dapat berjalan optimal dan aman bagi pasien.

Dalam kunjungan tersebut, hadir pula dr. Rachmat Kamaluddin MARS dari Kemenkes RI. Sementara itu, tim dari RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung diwakili oleh Dr. dr. Tjahjodjati SpB SpU (K), Dr. dr. Sawkar Vijay Pramod SpU (K) FACS, Dr. dr. Afiatin SpPD-KGH, dan dr. Ade Indra. Kehadiran para ahli ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan standar layanan yang tinggi.

Pemerintah daerah setempat juga menyambut baik kunjungan penting ini. Sekretaris Daerah Suleman Lakoro, didampingi Kepala Bappeda Helmi Potutu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sry Fenti N Sagaf, serta jajaran lainnya, turut hadir mendampingi tim peninjau. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Persiapan Intensif dan Target Operasional Layanan Cuci Darah

Direktur RSUD ZUS dr. Mohammad Ardiansyah menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai persiapan. Tujuannya agar layanan cuci darah Gorontalo Utara dapat segera dihadirkan di wilayah tersebut. Proses persiapan ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur hingga sumber daya manusia.

Beberapa dokter dan perawat dari RSUD ZUS telah menjalani pendidikan dan pelatihan khusus. Pelatihan layanan hemodialisa ini dilaksanakan di RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung, salah satu rumah sakit rujukan terkemuka di Indonesia. Hal ini memastikan tenaga medis memiliki kompetensi yang memadai.

Pihak rumah sakit menargetkan layanan ini dapat mulai beroperasi pada awal tahun 2026. "Kami berharap layanan ini bisa mulai beroperasi pada awal tahun 2026 dengan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, serta tim pengampuan dari RSUP dr Hasan Sadikin Bandung dan RSUP dr Cipto Mangunkusumo Jakarta," kata dr. Ardiansyah.

Sebagai langkah awal, Bupati Thariq Modanggu bahkan telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruangan hemodialisa. Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas penting ini bagi masyarakat Gorontalo Utara.

Dampak Positif Layanan Cuci Darah bagi Masyarakat Gorontalo Utara

Kehadiran layanan hemodialisa di RSUD Zainal Umar Sidiki akan membawa dampak positif yang signifikan. Masyarakat Gorontalo Utara yang memerlukan perawatan cuci darah tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke daerah lain. Ini tentu akan mengurangi beban biaya dan waktu yang selama ini harus mereka keluarkan.

Sebelumnya, pasien harus pergi ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan rutin ini. Dengan adanya fasilitas di RSUD ZUS, akses terhadap pelayanan kesehatan esensial menjadi lebih mudah dan terjangkau. Ini adalah peningkatan kualitas hidup yang nyata bagi banyak warga.

Layanan ini juga menjadi wujud komitmen kuat dari pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan RI. Mereka berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. Fokusnya termasuk daerah pesisir utara Provinsi Gorontalo yang seringkali memiliki keterbatasan akses.

Peningkatan fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Ini juga mendukung program pemerintah dalam pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas di seluruh pelosok negeri, khususnya untuk layanan cuci darah Gorontalo Utara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi