Malut United berhasil menunjukkan karakter terbaiknya dalam laga sengit kontra Borneo FC, Minggu (28/12/2025), di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Laskar Kie Raha sukses mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dramatis 3-2, sebuah hasil yang disambut gembira oleh seluruh tim dan suporter. Kemenangan dramatis Malut United ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memperlihatkan semangat juang yang tinggi dari para pemain.
Kapten tim, Gustavo Franca, yang juga menjadi penentu kemenangan, menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras kolektif. Ia menyoroti bagaimana tim mampu bangkit dan membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan. Pertandingan ini menjadi bukti nyata kekuatan mental dan kebersamaan skuad Malut United di hadapan publik sendiri.
Tiga gol kemenangan Malut United dicetak oleh David Da Silva, Taufik Rustam, dan Gustavo Franca, sementara gol balasan Borneo FC datang dari Juan Felipe Villa Ruiz dan Douglas Coutinho. Hasil positif ini membawa Malut United terus menjaga tren tak terkalahkan mereka dan memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara Liga 1.
Advertisement
Advertisement
Perjuangan Sengit di Lapangan Hijau
Pertandingan antara Malut United dan Borneo FC berlangsung ketat sejak menit awal, dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Borneo FC sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Juan Felipe Villa Ruiz pada menit ke-3, yang kemudian disusul oleh gol David Da Silva dari Malut United di menit ke-26, membuat skor imbang. Babak pertama menampilkan jual beli serangan yang intens, menunjukkan kualitas kedua tim yang bersaing ketat di Liga 1.
Memasuki babak kedua, Borneo FC kembali memimpin lewat Douglas Coutinho pada menit ke-55, menambah tekanan bagi tuan rumah. Namun, semangat juang Laskar Kie Raha tidak padam, mereka terus berupaya mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Upaya keras ini akhirnya membuahkan hasil ketika Taufik Rustam berhasil mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-69, membangkitkan harapan di Stadion Gelora Kie Raha.
Puncak dari Kemenangan Dramatis Malut United terjadi di masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+4, ketika Gustavo Franca mencetak gol penentu kemenangan. Gol tersebut tidak hanya mengunci tiga poin bagi Malut United, tetapi juga menjadi simbol ketidakmenyerahan tim. Statistik menunjukkan Malut United lebih agresif dengan 19 percobaan tembakan dan 9 di antaranya tepat sasaran, dibandingkan Borneo FC yang hanya memiliki 7 tembakan dengan 4 tepat sasaran.
Advertisement
Advertisement
Peran Krusial Gustavo Franca dan Solidaritas Tim
Gustavo Franca, kapten sekaligus pencetak gol penentu kemenangan, menekankan bahwa kemenangan atas Borneo FC adalah hasil dari kerja keras seluruh pemain. "Bagi saya, tidak penting siapa yang mencetak gol. Saya senang karena mendapatkan kesempatan dari Tuhan untuk mencetak gol penentu, tapi hal terpenting adalah Malut United bisa meraih 3 poin," ujarnya dalam konferensi pers. Pernyataan ini menunjukkan fokus Gustavo pada kepentingan tim di atas individu.
Solidaritas dan karakter pantang menyerah menjadi kunci utama dalam Kemenangan Dramatis Malut United ini. Setiap pemain memberikan kontribusi maksimal, baik dalam menyerang maupun bertahan, hingga peluit akhir dibunyikan. Semangat kebersamaan inilah yang membuat Malut United mampu mengatasi tekanan dan membalikkan keadaan dalam situasi yang sulit.
Kemenangan ini membuktikan bahwa Malut United memiliki kedalaman skuad dan mentalitas juara yang kuat. Mereka tidak hanya mengandalkan satu atau dua pemain bintang, melainkan seluruh elemen tim bekerja sama untuk mencapai tujuan. Hal ini menjadi modal berharga bagi Laskar Kie Raha dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di kompetisi Liga 1.
Advertisement
Advertisement
Strategi Jitu Pelatih dan Dukungan Suporter
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan tanpa henti para pemainnya. "Para pemain pantang menyerah sampai detik akhir, luar biasa," kata Hendri, yang juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara. Menurutnya, dukungan penuh dari suporter, baik yang hadir langsung maupun yang berdoa dari jauh, memiliki peran besar dalam Kemenangan Dramatis Malut United ini.
Hendri Susilo juga melakukan sejumlah perubahan taktis yang terbukti efektif di babak kedua. Masuknya pemain seperti Safrudin Tahar, Tyronne Del Pinno, Manahati Lestusen, dan Taufik Rustam membawa dampak positif. Tyronne Del Pinno berhasil menciptakan dua assist, sementara Taufik Rustam sukses mencetak gol pertamanya untuk Malut United, menunjukkan ketajaman insting pelatih dalam membaca jalannya pertandingan.
Kemenangan ini memiliki makna ganda, karena dipersembahkan secara khusus untuk memperingati Hari Jadi Kota Ternate yang jatuh pada 29 Desember 2025. "Kami sudah berjuang dan semoga kemenangan ini bisa menjadi kado terindah untuk Kota Ternate. Semoga Ternate semakin maju dengan masyarakat yang lebih sejahtera," ucap Hendri, menegaskan ikatan emosional antara tim dan kota Ternate.
Advertisement
Advertisement
Tren Positif dan Ambisi di Puncak Klasemen
Berkat Kemenangan Dramatis Malut United atas Borneo FC, Laskar Kie Raha kini mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 10 laga terakhir. Mereka berhasil menjaga tren positif dengan rincian 8 kemenangan dan dua hasil imbang, menunjukkan konsistensi performa yang luar biasa. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Malut United adalah salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Liga 1.
Hasil ini juga membawa Malut United untuk sementara naik ke peringkat 3 klasemen dengan raihan 31 poin dari 15 pertandingan. Mereka hanya tertinggal 3 poin dari Persib Bandung dan Borneo FC yang menduduki dua posisi teratas dengan 34 poin. Persaingan di papan atas semakin ketat, dan Malut United menunjukkan ambisi besar untuk terus merangsek ke posisi teratas.
Setelah laga ini, Malut United sudah dijadwalkan untuk kembali melakoni laga kandang. Mereka akan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Kie Raha pada Minggu, 4 Januari 2026. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan bagi Malut United untuk melanjutkan tren positif mereka dan mengamankan poin penuh di kandang sendiri, demi menjaga asa di jalur juara.
Advertisement
Sumber: AntaraNews