Keluarga Tunggu Proses Identifikasi Jasad Diduga Bos Tekstil Dimutilasi di Malaysia

Selasa, 12 Februari 2019 20:29 Reporter : Merdeka
Keluarga Tunggu Proses Identifikasi Jasad Diduga Bos Tekstil Dimutilasi di Malaysia Ilustrasi Mutilasi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang warga negara Indonesia ditemukan tewas dimutilasi di sekitar Sungai Buloh, Selangor. Disebut-sebut, pria itu adalah Ujang Nuryanto (37) pengusaha tekstil asal Bandung.

Warga Baleendah, Kabupaten Bandung itu ada di Malaysia untuk kepentingan bisnis. Saat ini, jasad pria itu berada RS Sungai Buloh, Selangor Malaysia.

"Kami masih menunggu sidik jari. Identitasnya belum jelas. Bisa jadi kan itu bukan klien kami," kata pengacara Nuryanto, Hermawan, saat dihubungi, Selasa (12/2) malam.

Upaya pengenalan identitas sudah dilakukan dengan tes DNA. Namun, hasilnya memakan waktu hingga satu bulan. Oleh karena, kepolisian setempat mengambil sidik jari yang dinilai prosesnya bisa lebih cepat meski tingkat akurasinya tidak seperti tes DNA.

"Saat ini jenazah masih tersimpan di RS Sungai Buloh. Ini kami menunggu sidik jari yang dikirim dari Malaysia melalui KBRI, mudah-mudahan secepatnya sampai," lanjutnya.

Di lain pihak, sambil upaya pengenalan identitas berjalan, sisa potongan jenazah yang dimutilasi masih dicari oleh pihak kepolisian Malaysia.

"Pihak kepolisian dari Malaysia juga masih mencari potongan kepala korban. Intinya, kami menunggu identitas jelas, kalau itu klien kami, maka kami akan segera memproses pengembalian jenazah," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pengusaha tekstil hilang di Malaysia diduga menjadi korban mutilasi saat menjalankan bisnis. Pengusaha tersebut diketahui bernama Ujang Nuryanto (37) warga Baleendah, Kabupaten Bandung.

Ia pergi ke Malaysia pada tanggal 17 Januari 2019 untuk urusan bisnis dan rencana kembali ke Indonesia sepekan kemudian, sekira tanggal 23 Januari 2019. Namun, keberadaan Nuryanto tidak diketahui sejak 22 Januari.

Pihak keluarga pun tidak bisa menghubungi nompr selulernya. Hingga akhirnya, ramai diberitakan di media Malaysia tentang penemuan jasad yang dimutilasi tanpa kepala di sekitar Sungai Buloh, Selangor Mayalsia pada 26 Januari.

Setelah belum mendapat kabar, pada tanggal 1 Februari pihak keluarga bersama pengacara Nuryanto bertolak ke Malaysia untuk memastikan kabar. Meski jasad sudah tidak dikenali, namun ciri-cirinya, seperti pakaian yang dipakai dan ponsel yang ditemukan di sekitar jasad tersebut menguatkan dugaan terhadap Nuryanto.

Selanjutnya, pihak kepolisian sudah meminta keterangan terhadao dua orang terkait kasus mutilasi tersebut. Mereka bernama Iqbal dan M Abbas yang merupakan merupakan rekan bisnis Nuryanto di Malaysia.

Mereka dimintai keterangan oleh pihak kepolisian karena selama di Malaysia Nuryanto kerap berkomunikasi bersama mereka berdua. Salah satu tujuan Nuryanto pun adalah mengambil uang sekitar 800 ringgit atau Rp 700 juta. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini