Sudah sepekan lebih gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Data dilaporkan Basarnas hingga Rabu (27/1), 105 orang meninggal dunia akibat mengalami luka parah tertimbun reruntuhan bangunan.
Rinciannya, 95 korban meninggal di Mamuju. Sementara 10 korban lainnya tercatat di Majene.
Empat perwakilan keluarga korban secara simbolis menerima santunan dari pemerintah yang diberikan Menko PMK Muhadjir Effendy, pada Kamis (28/1) sore. Mereka dibagikan uang tunai Rp 15 juta per jiwa di Posko Induk siaga bencana Provinsi Sulawesi Barat.
Penyerahan santunan kepada korban jiwa berupa uang tunai disaksikan langsung Gubernur Ali Baal Masdar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
Salah seorang penerima santunan korban yang meninggal akibat gempa adalah Nursyamsia. Dia merupakan ibu kandung seorang perawat yang meninggal tertimpa reruntuhan bangunan RS Mitra Makanakrra atas nama Ardi Muin.
"Anak saya pak delapan orang dan yang meninggal ini anak ketiga sementara saat itu kerja di RS Mitra Manakarra saat terjadi gempa," kata Nursyamsia.