Kekurangan Vitamin D Picu Kelainan Bentuk Kaki Anak, Kenali Gejala dan Penanganannya

Waspada, Kekurangan Vitamin D menjadi penyebab umum kelainan bentuk kaki O atau X pada anak. Ketahui lebih lanjut penyebab, risiko, dan solusi medis untuk kondisi ini agar pertumbuhan anak optimal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kekurangan Vitamin D Picu Kelainan Bentuk Kaki Anak, Kenali Gejala dan Penanganannya
Waspada, Kekurangan Vitamin D menjadi penyebab umum kelainan bentuk kaki O atau X pada anak. Ketahui lebih lanjut penyebab, risiko, dan solusi medis untuk kondisi ini agar pertumbuhan anak optimal. (AntaraNews)

Dokter spesialis ortopedi anak mengungkapkan bahwa kekurangan vitamin D merupakan pemicu utama kelainan bentuk kaki pada anak, seperti kaki O (genu varum) atau X (genu valgum). Kondisi ini dapat menghambat penyerapan kalsium yang esensial untuk pertumbuhan tulang yang sehat. Dr. Mohammad Aulia Herdiyana Sp.OT Subsp. A (K) menjelaskan dampak serius dari defisiensi vitamin D terhadap kualitas tulang anak.

Defisiensi vitamin D menyebabkan anak rentan mengalami rakitis, sebuah kondisi yang melemahkan tulang dan mengubah bentuknya secara abnormal. Kelainan ini tidak hanya memengaruhi estetika, tetapi juga fungsi gerak anak dalam jangka panjang. Observasi mendalam diperlukan untuk mengidentifikasi penyebab pasti dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Kekurangan vitamin D bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk asupan makanan yang tidak memadai atau bahkan faktor genetik yang diturunkan dari orang tua. Namun, kabar baiknya adalah kondisi ini dapat diperbaiki melalui pemberian suplemen jika terdeteksi sejak dini. Intervensi awal sangat krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut pada pertumbuhan tulang anak.

Dr. Aulia Herdiyana menjelaskan bahwa kadar vitamin D yang rendah secara signifikan menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh. Akibatnya, deposit kalsium pada tulang menjadi berkurang, menyebabkan kualitas tulang menurun dan rentan terhadap kelainan bentuk.

Kelainan bentuk kaki seperti genu varum (kaki O) dan genu valgum (kaki X) adalah manifestasi umum dari rakitis yang disebabkan oleh defisiensi vitamin D. Tulang yang lemah tidak mampu menopang berat badan dengan baik, sehingga mengalami deformasi seiring waktu.

Meskipun kelainan ini bervariasi, penting untuk melakukan observasi medis secara menyeluruh untuk memahami akar masalahnya. Deteksi dini dan diagnosis akurat adalah kunci untuk menentukan strategi penanganan yang paling efektif bagi setiap anak.

Selain kekurangan vitamin D, beberapa faktor risiko lain dapat memicu kelainan bentuk kaki pada anak. Dr. Aulia menyebutkan berat badan bayi berlebih sebagai salah satu pemicu potensial.

Kelainan bawaan, riwayat trauma, infeksi tulang, tumor, kelainan saraf, hingga gangguan autoimun juga dapat berkontribusi pada kondisi ini. Ini menunjukkan bahwa kelainan bentuk kaki seringkali merupakan hasil interaksi berbagai faktor.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani, anak berisiko mengalami komplikasi serius di kemudian hari. Komplikasi tersebut meliputi osteoarthritis, cedera meniskus, kelainan pola jalan, hingga peningkatan risiko jatuh. Penanganan yang tepat waktu sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang ini.

Untuk mengatasi masalah tulang ini, dokter dapat merekomendasikan tata laksana medis seperti Guided Growth Surgery. Prosedur ini hanya efektif dilakukan saat anak masih dalam fase pertumbuhan aktif.

Dalam tindakan Guided Growth Surgery, pelat logam kecil seukuran klip kertas beserta dua sekrup dipasang pada salah satu sisi lempeng pertumbuhan tulang. Pelat ini berfungsi untuk menahan pertumbuhan di satu sisi, sementara sisi lainnya tetap tumbuh normal, sehingga tulang dapat kembali lurus.

Setelah operasi, anak dapat beraktivitas seperti biasa tanpa perlu menggunakan penyangga kaki atau gips. Proses penyembuhan membutuhkan waktu sekitar satu tahun, bergantung pada laju pertumbuhan individu anak. Evaluasi pascaoperasi akan dilakukan dalam dua minggu, dan pelat dapat diangkat jika hasilnya memuaskan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi