Kejaksaan Diam-Diam Bidik Tersangka Korupsi BTN Senilai Rp300 Miliar

Rabu, 27 November 2019 20:32 Reporter : Nur Habibie
Kejaksaan Diam-Diam Bidik Tersangka Korupsi BTN Senilai Rp300 Miliar Bank BTN. ©Istimewa

Merdeka.com - Kejaksaan Agung tengah menyelesaikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Bank Tabungan Negara (BTN) khususnya cabang Batam. Total kerugian negara ditaksir Rp300 miliar. Kasus ini baru dimunculkan ke permukaan.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Adi Toegarisman mengatakan, perkara ini sudah ditingkatkan ke tahan penyidikan. Kejaksaan akan segera menetapkan tersangka kasus korupsi dalam pemberian kredit dari BTN cabang Batam kepada PT Batam Island Marina (BIM).

"Ekspose terakhir memang sudah sepakat dan berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup untuk BTN Batam Island. Dalam ekspose terakhir, memang perkara itu kita nyatakan naik ke penyidikan. Sekarang lagi proses administrasi perkara itu naik ke tahap penyidikan," kata Adi di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (27/11).

Kejaksaan sudah membidik pihak-pihak yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban.

"Sprindik (Surat Perintah Penyidikan) keluar, baru kita segera mungkin menentukan pihak-pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban," ujarnya.

Saat ini Kejaksaan masih mengumpulkan sejumlah bukti untuk menetapkan para tersangka.

"Kita tinggal mengumpulkan alat bukti berdasarkan alat bukti permulaan tadi. Kita peristiwa pidananya harus terang lagi. Saya pikir tidak terlalu lama," ucapnya.

1 dari 1 halaman

BTN Masih Pelajari

Sementara itu, Direktur Keuangan PT BTN Nixon L Napitupulu mengaku masih mempelajari perkara tersebut. Nixon memastikan bakal menghormati proses hukum yang kini masih berjalan di Kejaksaan Agung.

"Kami masih mempelajari kasus itu ya. Intinya, kami menghormati setiap proses hukum yang berjalan di Kejaksaan," ujar Nixon. [noe]

Baca juga:
Kejaksaan Geledah Kantor Pemda dan DPRD Kepahiang
Robi Catat Pemberian Suap Bupati Muara Enim & Kroni di Buku Biru
Selamatkan Aset Negara, DPR Wacanakan Aturan Penyadapan Pasca Putusan Pengadilan
Alasan Jokowi Berikan Grasi ke Terpidana Korupsi Annas Maamun
KPK Terkejut Jokowi Beri Grasi ke Terpidana Korupsi Annas Maamun
ICW Harap Presiden Batalkan Grasi Terpidana Korupsi Alih Fungsi Lahan Annas Maamun

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini