Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kawanan Hiu Setiap Tahun Bergerombol di Pantai Pulau Peninsula Bali

Kawanan Hiu Setiap Tahun Bergerombol di Pantai Pulau Peninsula Bali Kawanan Hiu Muncul di Perairan Bali. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Kawanan hiu yang bergerombol di perairan Pulau Peninsula, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, ternyata berjenis Blacktip atau Hiu Karang.

"Ini jenis Blackpit, dia ini hiu karang dan memang biasa bergerombol dan (tinggal) di tumbuh karang. (Habitatnya) di daerah Indo-Fasifik termasuk Indonesia," kata Pariama Hotasoit yang merupakan penyelam Nusa Dua Reef Foundation (NDRF) saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (22/8).

Pariama menjelaskan, bahwa kemunculan hiu tersebut sudah sejak sepekan lalu. Selain itu, kemunculan hiu tersebut merupakan fenomena tahunan di perairan dangkal Nusa Dua.

"Ini menurut laporan dari masyarakat yang selalu ada di pantai, sudah sekitar satu minggu ini. Saya sendiri dapat kabarnya beberapa hari yang lalu lewat video yang disebarluaskan," ujarnya.

"Saya tidak tahu pasti jumlahnya berapa tetapi banyak, dan menurut laporan masyarakat yang saya jumpai sekitar 60 dan 70, katanya. Tapi tentu saja itu harus dibuktikan. Tapi ini fenomena tahunan, menarik untuk para ilmuwan meneliti fenomena ini dan ini tiap tahun ada, dan saat ini laporannya lebih bayak dari sebelumnya yang perna saya lihat juga," sambung Pariama.

Pariama juga menjelaskan, bahwa Hiu Blacktip di Indonesia memang banyak dan habitatnya ada di daerah terumbu karang. Namun untuk di Bali ia juga pernah melihat di perairan Tulamben, Kabupaten Karangasem dan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

"Saya tidak bisa sebutkan satu persatu tidak ada laporan penelitian hiu Indonesia ada di mana saja, saya belum lihat. Saya pernah lihat juga ada di Tulamben, di Nusa Penida, tapi saya tidak tahu itu Blackpit atau Whitepit karena agak mirip," paparnya.

Pariama juga menjelaskan, untuk ukuran Hiu Blackpit tidak terlalu besar dan maksimal hanya mencapai 1,6 meter. Selain itu, Hiu Blackpit juga tidak menyerang manusia karena sifatnya tidak agresif.

"Kalau Hiu Blackpit tidak terlalu besar. Besarnya maksimum sekitar 1,6 meter saja. Sebenarnya Blackpit tidak berbahaya dia tidak agresif dan tidak menyerang manusia. Bahkan cenderung kalau ada manusia dia menjauh. Ini sudah dibuktikan oleh ada dua anak kecil (Bule) yang snorkeling mencari hiunya penasaran. Malah hiunya menjauh," ujarnya.

Namun Pariama mengimbau agar para pengunjung tidak terlalu dekat. Karena saat ini gerombolan hiu tersebut sudah menjadi obyek wisata bagi wisatawan asing maupun lokal.

"Ini ada tiga turis lagi mendekati malah jadi objek wisata. Mereka dekat-dekat tapi tidak masalah. Sebenarnya secara otomatis kan orang takut pada hiu yah. Pengaruh dari media terutama film-film tapi bukan berarti juga menyarankan kalau ada hiu, hiu-nya di datang-datangi kasihan juga kan terganggu. Sebaiknya (tidak dekat) tapi dia juga tidak menyerang manusia blackpit tidak menyerang," ujarnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP