Kata TNI soal Video Diduga Paspampres Praka Riswandi Beraksi Aniaya Pemilik Toko Selain Pemuda Aceh

Dalam narasi video itu disebutkan bahwa lokasi di Bekasi.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Kata TNI soal Video Diduga Paspampres Praka Riswandi Beraksi Aniaya Pemilik Toko Selain Pemuda Aceh
Kata TNI soal Video Diduga Paspampres Praka Riswandi Beraksi Aniaya Pemilik Toko Selain Pemuda Aceh (Merdeka.com)

Video diduga penganiayaan dilakukan Praka Riswandi Manik (RM), Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) viral di media sosial.

Dalam narasi video itu disebutkan bahwa lokasi di Bekasi.

Dalam video yang beredar di media sosial diunggah akun instagram @ucinspiky, semula memperlihatkan seorang pria memakai sweater membeli sesuatu di sebuah toko.

Rekaman itu terlihat dari CCTV sudut toko yang menyorot ke arah pintu masuk toko rolling door.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tidak lama, pria bertubuh gempal mendatangi sebuah toko sembari membawa senjata api. Orang itu memakai topi hitam, bersarung tangan dan bermasker serta memakai tanda pengenal.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Orang yang dalam toko seketika mencoba menutup celah masuk, namun pria berbadan gempal itu merangsek masuk.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kemudian, rekan pria bertubuh gempal ikut masuk. Satu orang memakai jaket dan tas selempang bermasker berambut cepak diikuti rekannya yang satu memakai masker dan berbaju bertuliskan polisi di belakang.

Diakhir video juga memperlihatkan wajah pemilik toko yang berdarah di bagian muka. Diduga akibat upaya dari ketiga pria yang mencoba membawa paksa pemilik toko. Narasi video menjelaskan bahwa rekaman itu dilakukan dua bulan lalu. <br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Lokasi Bekasi, rekamann dua bulan lalu. Damanik (pelaku) menggunakan topi hitam. Pelaku orang yang sama, korban berbeda," tulis caption akun Instagram Mukhsin Buchari @ucinspiky, dikutip pada Kamis (31/8).

Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari enggan berkomentar terkait video diduga Praka Riswandi Manik melakukan penganiayaan tersebut. Hamim menyarankan mengonfirmasi peristiwa itu ke pihak pemilik akun media sosial tersebut.

Hamim menegaskan pihak Pomdam Jaya/Jayakarta yang menyidik Praka Riswandi Manik masih fokus mengusut kasus dugaan penculikan dan penganiayaan dilakukan anggota Paspampres itu bersama lima rekannya terhadap pemuda asal Aceh bernama Imam Masykur hingga meninggal dunia.

"Kami fokus pada masalah yang terjadi kemarin. Kalau nanti dalam prosesnya ditemukan fakta-fakta baru, akan dikembangkan," kata Hamim saat dikonfirmasi, Kamis (31/8).

Dihubungi terpisah, Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan, masih mendalami kemungkinan aksi penculikan lain yang dilakukan Praka Riswandi Manik dan rekannya.
Dok. Istimewa

"Masih dalam pendalaman didalami, (termasuk menyelidiki video viral di Bekasi) iya betul," singkat Irsyad.

Rekomendasi