Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kata tetangga tentang sosok terduga teroris yang ditangkap di Tangerang

Kata tetangga tentang sosok terduga teroris yang ditangkap di Tangerang penggerebekan teroris di Kunciran Tangerang. ©2018 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 anti teror dikenal tetangga tokonya, sebagai sosok yang baik dan senang bergaul. Diungkapkan Eva, tetangga toko yang disewa Choir, mengenal sosok Choir sebagai orang yang baik dan suka bergaul.

"Baik kok, dia suka ngobrol juga karena sayakan tetangga sebelahnya," kata Eva penjual Ikan di samping toko Duta konveksi, Rabu (16/5) di temui di lokasi penangkapan di Jalan Raya Gempol, kelurahan Kunciran, kota Tangerang.

Setahu dirinya, Choir sehari-hari memiliki usaha konveksi, dibantu dengan seorang rekannya Gofur, yang turut diamankan Polisi.

"Kalau dia tinggal di situ, usaha di situ. Kalau istrinya enggak tinggal di situ, enggak tahu di mana," kata dia.

Dari penggerebekan yang dilakukan siang tadi, Polisi lanjut dia, mengamankan dua pria diduga Choir dan Gofur dan satu wanita yang diduga sebagai istri Choir.

"Kata-katanya sih dua orang itu, dan si Teteh (istri Choir), kalau saya enggak lihat, saya takut banget pas tahu ada Polisi," terang dia.

Choir baru menikah 6 bulan

Choir dikenal warga sebagai pemilik usaha konveksi dan baru 6 bulan menikah.

"Dia pengantin baru, baru 6 bulan, kalau engga salah" kata Eva, pemilik usaha ikan yang mengontrak toko persis di sebelah toko konveksi Choir.

Dia dan juga tetangga lain, mengenal sosok Choir sebagai pria yang santun dan mudah bergaul. Saat penangkapan terjadi, Choir sedang membuka tokonya.

"Saat itu saya sempat ngobrol, dia (Choir) lagi beres-beres toko mau buka. Pas dia mau buang sampah, tahu-tahu datang langsung sergap dan langsung menodongkan pistol di kepalanya. Saya langsung panik ketakutan,” ucapnya.

Dia pun kemudian mencari anaknya yang baru dua tahun, untuk masuk ke dalam toko.

“Udah sampai situ saya engga tahu lagi. Pas pertama itu, pakai pistol kecil, bukan senjata panjang-panjang, ini kan berseragam,” katanya.

Midah (37), tetangga lain yang berprofesi sebagai pedagang gorengan juga menilai Choir sosok yang ramah karena mereka kerap bertegur sapa.

“Orangnya terbuka, tegur sapanya ada. Ya engga nyangka kalau dia ikut ikut jadi teroris,” ucapnya.

Menurut Midah, Choir setiap hari tinggal di toko yang juga dijadikan tempat usaha konveksinya.

“Kalau tinggal sama temanya, kalau istrinya hanya sesekali ke situ,” ucapnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP