Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Penumpang Bercanda Bawa Bom, GM Bandara Adisutjipto akan Tempuh Jalur Hukum

Kasus Penumpang Bercanda Bawa Bom, GM Bandara Adisutjipto akan Tempuh Jalur Hukum Airbus A330-900neo AirAsia X. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Penumpang pesawat Air Asia QZ 8441 rute Yogyakarta-Denpasar berinisial TH membuat heboh karena bercanda membawa bom, Jumat (6/12). Akibat candaannya ini, pesawat Air Asia harus mengalami penundaan keberangkatan.

GM Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama menegaskan akan memproses hukum penumpang berinisial TH. Meskipun sudah meminta maaf dan membuat surat pernyataan, Pandu tetap akan mengajukan TH ke ranah hukum.

Pandu menilai bahwa candaan yang dilakukan TH fatal bagi penerbangan. Selain itu, candaan tersebut membuat penumpang lainnya tidak nyaman dan mengganggu keselamatan penerbangan.

Pandu menuturkan jika Air Asia sudah memaafkan dan tidak memermasalahkan candaan TH, namun pihak otoritas Bandara Internasional Adisutjipto tetap akan membawa persoalan ke ranah hukum.

"Jadi gini, kalau masalah ini tetap nanti kami akan proses karena ini kan fatal ya bagi penerbangan. Jadi kalau Air Asia memang tidak melanjutkan, tapi nanti kami (otoritas Bandara Internasional Adisutjipto) akan proses. Akan kami laporkan," kata Pandu saat dihubungi.

Pandu menegaskan bahwa harus ada tindak lanjut dari candaan yang berlebihan dan mengganggu penerbangan.

"Memang hal yang seperti ini harus ada tindak lanjutnya. Tidak bisa karena hanya dia bercanda kemudian minta maaf terus selesai, tidak bisa. Nanti dilaporkan ke PPNS (penyidik pegawai negeri sipil) Dirjen Perhubungan," tegas Pandu.

"Larangan bercanda membawa barang berbahaya termasuk bom di bandara telah diatur dalam Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Adapun ancamannya ialah penjara maksimal 1 tahun," tegas Pandu.

"Di situ sudah dijelaskan termasuk yang candaan itu tidak dibenarkan. Ya karena selain juga akan membuat seluruh penumpang itu merasa tidak nyaman, bahkan ada yang panik ya, dan juga pastinya akan mengganggu keselamatan penumpang," imbuh Pandu.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP