Kapolri Listyo: Jangan Karena Perbedaan Pilihan Buat Kita Terpecah Belah

Kapolri mengajak masyarakat untuk bisa menjaga perdamaian di tengah perbedaan pendapat dan pilihan.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Kapolri Listyo: Jangan Karena Perbedaan Pilihan Buat Kita Terpecah Belah
Kapolri Listyo: Jangan Karena Perbedaan Pilihan Buat Kita Terpecah Belah (Merdeka.com)

Hal ini disampaikan saat pimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (17/10/2023).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memastikan seluruh jajaran kepolisian di Indonesia siap mengamankan seluruh tahapan Pemilu agar dapat berjalan aman, lancar dan damai.

"Artinya mulai hari ini Polri telah siap melaksanakan rangkaian yang dilaksanakan oleh KPU, tahapan-tahapan yang telah dipersiapkan dan Polri melaksanakan seluruh rangkaian tersebut agar betul-betul berjalan dengan baik, dengan aman dan lancar," ujar Listyo, di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (17/10/2023).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Listyo mengatakan, TNI-Polri memiliki kewajiban memastikan Pemilu berjalan aman, damai dan lancar di seluruh tahapannya.

"Dan tentunya hasilnya pun nanti legitimate untuk mempersiapkan pemimpin nasional berikutnya yang tentunya memiliki tugas yang berat," ucap Listyo.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Disisi lain, Listyo mengatakan, yang paling terpenting dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut adalah tetap menjaga dan mempertahankan nilai persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia.

Dia pun mengajak masyarakat untuk bisa menjaga perdamaian di tengah perbedaan pendapat dan pilihan.<br>
Dok. Istimewa

"Jangan sampai karena pemilu karena perbedaan pendapat, karena perbedaan pilihan membuat rakyat kita membuat masyarakat kita terpecah belah. itu yang kita tidak boleh, karena siapapun pemimpinnya nanti akan menghadapi situasi yang sangat berat,"

 Listyo menandaskan.

merdeka.com 

Jenderal Sigit menyebut, operasi ini nantinya digelar selama 222 hari sejak 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 mendatang. Kemudian, personel yang akan diterjunkan yakni sebanyak 261.695 anggota yang akan mengamankan pada seluruh tahapan Pemilu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah atau zonasi bagi Korps Brimob dan Dalmas Nusantara dimana untuk Korps Brimob Polri terbagi dalam empat wilayah. Sedangkan untuk Dalmas Nusantara terbagi dalam tujuh zonasi,"
kata Kapolri

Rekomendasi