Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri: Konflik agama lebih bahaya dari perang antarnegara

Kapolri: Konflik agama lebih bahaya dari perang antarnegara Jenderal Tito Karnavian dilantik jadi Kapolri. ©2016 dok.biro pers setpres

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut persoalan yang paling berat di Indonesia adalah konflik agama. Selain memiliki dampak yang buruk, konflik agama lebih bahaya dari pada perang antar negara.

"Konflik yang paling berat adalah konflik mengatasnamakan agama. Beda dengan perang antar negara yang mengatasnamakan patriot," kata Tito dalam diskusi bertema 'Dialog Dengan Kapolri' di kantor CDCC, Jakarta, Kamis (4/8).

"Nah, kalau konflik agama sangat berat, dia melakukan segala sesuatunya berdasarkan perintah Tuhan," timpal dia.

Tito menuturkan kondisi akan lebih parah jika konflik agama dimanfaatkan oleh sejumlah kelompok atau salah satu pihak ke ranah politik.

"Apa lagi konflik ekonomi, politik dan lain-lain dikemas atau dicover dengan konflik agama. Ini lebih berbahaya," ujar Tito.

Mantan Kepala BNPT ini pun mengatakan penyalahgunaan media sosial pun bisa berdampak buruk terhadap kerukunan antar agama di Indonesia. Salah satunya dengan mengunggah konten yang menyudutkan agama lain.

"Termasuk mengkafirkan agama lain melalui media sosial. Menganggap agama lain tidak lebih baik dari agamanya," ucap dia.

Untuk itu, Tito mengaku sampai sejauh ini pihaknya terus mencari cara penyelesaian konflik agama di Indonesia. Dia berharap, nantinya konflik mengatasnamakan agama tidak terjadi lagi di tanah air.

"Ini lah yang sedang kita cari, cara menyelesaikan segala persoalan mengenai konflik-konflik agama di Indonesia," tandas Tito.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP