Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan Bantuan Bencana di Tapanuli Tengah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Titiek Soeharto menyalurkan bantuan logistik besar-besaran bagi pengungsi bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sekaligus meninjau kondisi hunian sementara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan Bantuan Bencana di Tapanuli Tengah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Titiek Soeharto menyalurkan bantuan logistik besar-besaran bagi pengungsi bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sekaligus meninjau kondisi hunian sementara. (AntaraNews)

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi, yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada para pengungsi bencana di Sumatra. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Huntara Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Ahad, 15 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi di Sumatra sejak akhir November 2025. Bantuan diserahkan langsung kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, menandai komitmen pemerintah dan DPR dalam penanganan pascabencana.

Rombongan juga melakukan peninjauan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas pendukung di hunian sementara, memastikan ketersediaan layanan vital bagi 45 kepala keluarga yang masih bertahan di sana. Fokus peninjauan meliputi layanan kesehatan, kondisi hunian, sarana ibadah, sanitasi, dapur umum, serta ketersediaan air bersih.

Peninjauan Fasilitas dan Ketersediaan Air Bersih

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri dan Titiek Soeharto meninjau langsung fasilitas yang tersedia bagi para pengungsi di Huntara Asrama Haji Pinangsori. Mereka memeriksa layanan kesehatan, kondisi tempat tinggal, sarana ibadah, serta fasilitas sanitasi dan kebersihan yang ada. Ketersediaan dapur umum dan logistik juga menjadi perhatian utama untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.

Salah satu fasilitas yang menarik perhatian Titiek Soeharto adalah unit mobile water treatment milik Brimob Polda Sumut. Alat canggih ini memiliki kemampuan untuk mengolah air dari berbagai sumber, termasuk air sungai, air payau, bahkan air laut, menjadi air bersih yang layak konsumsi. Keberadaan unit ini sangat vital mengingat pentingnya akses air bersih bagi kesehatan dan kesejahteraan pengungsi.

Titiek Soeharto mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Brimob, atas penyediaan alat penyulingan air tersebut. Ia menyatakan, "Pemenuhan air bersih terpantau baik dari pagi hingga sore hari. Kami berterima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Brimob atas penyediaan alat penyulingan air ini yang sangat membantu warga." Ia juga menyampaikan duka cita mendalam dan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat Tapanuli Tengah.

Apresiasi Sinergi dan Bantuan Logistik Skala Besar

Titiek Soeharto memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang ditunjukkan oleh TNI dan Polri sejak awal bencana hidrometeorologi melanda. Ia secara langsung menyaksikan bagaimana aparat Polri terjun langsung ke lokasi bencana, membantu membersihkan lumpur, kayu, dan sisa-sisa bencana di rumah warga. Keterlibatan aktif ini menunjukkan respons cepat dan kepedulian aparat terhadap masyarakat terdampak.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pihaknya bersama Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan logistik dalam jumlah besar untuk meringankan beban korban. "Kurang lebih 16 truk penyaluran bantuan yang kami sasar, baik huntara ini maupun kabupaten lain yang terdampak. Kami kirimkan pakaian, bahan makanan, obat-obatan hingga perlengkapan sekolah seperti buku dan tas untuk anak-anak," ujarnya.

Selain bantuan logistik, Kapolri juga menyerahkan bantuan material berupa semen. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung proses rekonstruksi pasca-bencana di tiga provinsi yang terdampak di Sumatra. Kapolri menegaskan, "Kami juga telah menginstruksikan kepada seluruh personel di lapangan supaya bergerak cepat dan responsif membantu pemulihan kondisi masyarakat terdampak."

Titiek Soeharto juga berharap agar pemerintah dapat segera membangun hunian tetap yang lebih layak bagi para korban bencana. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan hidup dan pemulihan jangka panjang bagi masyarakat yang telah kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi