Kapolda Banten Buktikan Polri Humanis: Ribuan Jemaah Istighatsah Kubro Merasa Aman di Pandeglang

Kapolda Banten Irjen Polisi Hengki menegaskan komitmen Polri dalam pengamanan humanis kegiatan keagamaan di Pandeglang, menjamin ketertiban dan rasa aman bagi ribuan jemaah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kapolda Banten Buktikan Polri Humanis: Ribuan Jemaah Istighatsah Kubro Merasa Aman di Pandeglang
Kapolda Banten Irjen Polisi Hengki menegaskan komitmen Polri dalam pengamanan humanis kegiatan keagamaan di Pandeglang, menjamin ketertiban dan rasa aman bagi ribuan jemaah. (AntaraNews)

Kapolda Banten Irjen Polisi Hengki menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan humanis. Penegasan ini disampaikan terkait pengamanan kegiatan keagamaan Istighatsah Kubro dan Tabligh Akbar di Kabupaten Pandeglang. Acara tersebut berlangsung aman dan tertib pada hari Minggu, 19 Oktober, dengan dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah.

Pendekatan humanis menjadi landasan utama dalam pengamanan ini, dengan seluruh personel dikerahkan untuk memberikan rasa aman. Kehadiran aparat kepolisian bukan sekadar pengamanan semata, melainkan juga wujud pelayanan prima kepada warga. Tujuannya agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan tertib tanpa gangguan atau kekhawatiran.

Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Banten, khususnya Pandeglang, berhasil dijaga tetap kondusif. Ribuan jemaah dari berbagai daerah mengikuti rangkaian acara dengan khidmat. Mereka juga memberikan apresiasi atas kehadiran aparat keamanan di lapangan yang sigap dan responsif.

Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Kegiatan Keagamaan

Kapolda Banten Irjen Polisi Hengki secara lugas menyatakan bahwa Polri selalu mengedepankan langkah preventif dan humanis dalam setiap tugas pengamanan. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks pengamanan acara keagamaan besar di Pandeglang yang melibatkan massa dalam jumlah besar. "Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis. Seluruh personel diturunkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hadir dalam kegiatan keagamaan ini," ujar Hengki dalam keterangannya di Kota Serang.

Seluruh personel kepolisian diturunkan untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat yang hadir. Kehadiran aparat bukan sekadar pengamanan semata, melainkan juga wujud pelayanan prima kepada warga. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan tertib tanpa hambatan.

Polri berkomitmen penuh untuk menjamin situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali di setiap kegiatan publik. Komitmen ini berlaku khususnya untuk acara-acara keagamaan yang melibatkan banyak orang. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kepolisian hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, bukan sebagai pihak yang menakut-nakuti.

Sinergi Aparat dan Partisipasi Masyarakat Menjaga Kondusivitas

Pola pengamanan kegiatan Istighatsah Kubro dan Tabligh Akbar diterapkan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur. Pengamanan ini melibatkan personel dari Polda Banten, Polres Pandeglang, TNI, serta instansi terkait lainnya. Kerjasama lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan menjaga ketertiban dan kelancaran acara.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mencakup berbagai aspek penting dari awal hingga akhir acara. Mulai dari jalur kedatangan jemaah, lokasi acara utama, hingga proses arus balik kepulangan jemaah diatur dengan cermat. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada celah keamanan yang dapat mengganggu jalannya acara yang sakral.

"Pengamanan dilakukan menyeluruh, mulai dari jalur kedatangan jamaah, lokasi acara, hingga arus balik. Kami memastikan situasi kamtibmas di wilayah Banten, khususnya Pandeglang, tetap kondusif," tegas Kapolda Hengki. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga keamanan.

Kegiatan yang dihadiri Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab tersebut berjalan lancar dan tertib. Ribuan jemaah memberikan apresiasi atas kehadiran aparat keamanan di lapangan yang sigap. Kabid Humas Polda Banten Kombes Polisi Didik Hariyanto juga menekankan pentingnya sinergi ini untuk masa mendatang.

Imbauan Menjaga Persaudaraan dan Kerukunan

Kabid Humas Polda Banten Kombes Polisi Didik Hariyanto menambahkan bahwa Polda Banten akan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Tujuannya adalah untuk menjaga situasi yang damai dan religius di seluruh wilayah Banten secara berkelanjutan. Kemitraan antara polisi dan warga sangat esensial dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

Didik Hariyanto juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat yang hadir dan masyarakat umum. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan, kerukunan, dan saling menghormati dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya. Pesan ini menekankan pentingnya persatuan.

Imbauan ini mencerminkan komitmen Polri untuk tidak hanya mengamankan fisik, tetapi juga memelihara harmoni sosial antar umat beragama. Dengan demikian, kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana mempererat tali persaudaraan. Ini juga sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi yang telah lama ada.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi