Kapal Yacht Berbendera Australia 2 Hari Terseret Gelombang di Sumba

Minggu, 21 Juli 2019 11:09 Reporter : Ya'cob Billiocta
Kapal Yacht Berbendera Australia 2 Hari Terseret Gelombang di Sumba Kapal Yacht Asing di Sabang. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Satu unit kapal Yacht berbendera Australia berisi dua penumpang terseret gelombang laut saat berada di perairan Sabu hingga ke wilayah perairan Malolo, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang, Emi Friezeer mengatakan, kapal itu selama dua hari terseret gelombang laut sejak Kamis (16/7) pukul 08.00 WITA hingga ditemukan tim SAR pada Sabtu (20/7) pukul 15.00 WITA.

"Selama dua hari kapal itu terseret gelombang laut saat berada di Perairan Sabu. Kapal yang ditumpangi dua penumpang itu terseret gelombang hingga ke wilayah perairan Sumba Timur," kata Emi Friezeer, Minggu (21/7). Dikutip dari Antara.

Kapal Yacht yang dinahkodai Antoni Heritos, warga negara Australia serta ditumpangi Yotan, warga negara Indonesia mulai terseret gelombang pada koordinat 0941' 52,02"S 12034'16,92.

Dalam operasi pencarian pada Sabtu (20/7), tim Basarnas menemukan kapal Yacht pada koordinat 0953'31,9" S 12043'34,8 E. Para korban dievakuasi ke Pantai Malolo. Saat ditemukan Antoni Heritos dalam kondisi sakit sehingga dirawat di Puskesmas Malolo.

Untuk diketahui, Kapal Yacht yang dinahkodai Antoni Heritos, sempat diselamatkan tim Basarnas Kupang setelah dilaporkan hilang di perairan Sawu pada Selasa (9/7) lalu karena lambung kapal bocor.

Tim Basarnas Kupang saat itu menggelar operasi pencarian dan menemukan Kapal Yacht asal Australia yang ditumpangi enam orang penumpang itu di perairan utara Sabu, Kabupaten Sabu Raijua.

Saat itu Antoni Heritos menolak upaya Basarnas untuk mengevakuasi kapalnya menuju Kupang dan meminta untuk mengevakuasi ke Sabu.

Belum diketahui secara persis dalam rangka apa kapal asing asal Australia yang dinahkodai Antoni Heritos itu berada di perairan NTT, hingga dua kali mengalami musibah. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Kapal Asing
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini