Kanwil Kemenag Kepri Matangkan Persiapan Haji Embarkasi Batam untuk 11.351 Calon Jemaah

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kepulauan Riau terus mematangkan Persiapan Haji Embarkasi Batam yang akan memberangkatkan 11.351 calon jemaah dari empat provinsi pada April mendatang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kanwil Kemenag Kepri Matangkan Persiapan Haji Embarkasi Batam untuk 11.351 Calon Jemaah
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kepulauan Riau terus mematangkan Persiapan Haji Embarkasi Batam yang akan memberangkatkan 11.351 calon jemaah dari empat provinsi pada April mendatang. (AntaraNews)

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau mencatat total 11.351 calon haji dari empat provinsi akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam. Pemberangkatan ini dijadwalkan pada bulan April mendatang, dengan kloter pertama direncanakan berangkat pada 22 April. Seluruh persiapan telah dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kelancaran ibadah haji para jemaah.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Syafii, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh untuk koordinasi pemberangkatan. Jemaah haji yang tergabung dalam Embarkasi Batam berasal dari Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat. Ini menunjukkan peran strategis Batam sebagai pintu gerbang haji regional bagi beberapa provinsi.

Proses persiapan meliputi pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dan validasi dokumen jemaah. Sinkronisasi data melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) juga telah rampung dilaksanakan. Selain itu, manasik haji telah digelar secara berjenjang di tingkat kabupaten/kota untuk membekali jemaah.

Sebaran Calon Haji dari Empat Provinsi

Total 11.351 calon haji akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam, berasal dari empat provinsi di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Provinsi Riau menyumbang jumlah terbanyak dengan 4.682 orang, diikuti oleh Jambi sebanyak 3.762 orang. Sebaran ini menunjukkan cakupan luas Embarkasi Batam dalam melayani calon jemaah haji dari berbagai daerah.

Dari Kalimantan Barat, terdapat 1.858 calon haji yang akan bergabung dengan Embarkasi Batam untuk keberangkatan. Sementara itu, Provinsi Kepulauan Riau sendiri akan memberangkatkan 1.085 orang jemaah haji. Angka-angka ini menjadi fokus utama dalam Persiapan Haji Embarkasi Batam yang terus dimatangkan.

Khusus untuk jemaah dari Kepulauan Riau, mayoritas berasal dari Kota Batam, yakni 643 orang atau sekitar 70 persen dari total jemaah Kepri. Sisanya tersebar dari Tanjungpinang (147 orang), Karimun (121), Natuna (36), Lingga (27), Kepulauan Anambas (45), dan Bintan (46). Saat ini, proses penerbitan visa jemaah masih terus berlangsung.

Tahapan Krusial dalam Persiapan Haji

Kanwil Kemenag Kepri telah menyelesaikan berbagai tahapan krusial dalam Persiapan Haji Embarkasi Batam. Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) telah rampung, memastikan aspek finansial jemaah terpenuhi sebelum keberangkatan. Validasi dokumen dan sinkronisasi data melalui SISKOHAT juga telah berhasil dilakukan dengan baik.

Selain administrasi, pembinaan ibadah dan spiritual jemaah juga menjadi prioritas utama. Manasik haji telah digelar secara berjenjang di tingkat kabupaten/kota untuk mempersiapkan mental dan fisik jemaah. Kegiatan ini mencakup pembinaan ibadah, simulasi perjalanan, edukasi kesehatan, serta penguatan kesiapan mental dan spiritual jemaah.

Aspek kesehatan menjadi perhatian serius dalam Persiapan Haji Embarkasi Batam. Kanwil Kemenag Kepri bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan. Penetapan status istitha’ah dan vaksinasi wajib adalah bagian integral dari persiapan keberangkatan yang harus dipenuhi.

Koordinasi Lintas Sektor dan Pelatihan Petugas

Kelancaran keberangkatan jemaah haji sangat bergantung pada koordinasi lintas sektor yang efektif. Kanwil Kemenag Kepri telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait penerbangan, embarkasi, dan layanan di Asrama Haji Batam. Hal ini bertujuan untuk menjamin kelancaran proses keberangkatan serta pelayanan optimal bagi jemaah.

Untuk memastikan pelayanan yang profesional dan responsif, pendidikan dan pelatihan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam telah dilaksanakan. Petugas kloter dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar dapat melayani jemaah dengan baik. Ini merupakan bagian penting dari Persiapan Haji Embarkasi Batam.

Muhammad Syafii menegaskan bahwa persiapan terus dimatangkan menjelang keberangkatan di bulan April mendatang. Kloter pertama dijadwalkan memasuki Asrama Haji Batam pada tanggal 21 April dan akan berangkat ke Tanah Suci pada keesokan harinya menggunakan maskapai Saudia Airlines. Semua upaya ini dilakukan demi kelancaran dan kenyamanan ibadah haji para jemaah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi