Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memastikan revitalisasi sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah hukum Polda Jawa Timur berjalan dengan baik dan menunjukkan hasil signifikan dalam peningkatan penegakan hukum lalu lintas.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers Revitalisasi ETLE Nasional yang digelar di Polresta Sidoarjo, Senin (20/10). Menurut Irjen Agus, perkembangan teknologi dan penerapan sistem tilang elektronik di Jawa Timur telah menunjukkan kemajuan pesat.
"Saya hadir ke Polda Jawa Timur untuk memastikan bahwa e-Tilang di Jawa Timur sudah berjalan dan e-Tilang nasional juga sudah berjalan. Maka dari itu, saya selaku Korlantas Polri menyampaikan bahwa kami tidak akan bangga melakukan penegakan hukum, tetapi kami mengharapkan seluruh pengguna jalan agar patuh dan disiplin dengan dirinya sendiri," ujar Kakorlantas.
Irjen Agus mengungkapkan, sejak diterapkannya sistem ETLE, jumlah pelanggaran yang tertangkap kamera, tervalidasi, hingga konfirmasi pembayaran denda mengalami peningkatan signifikan.
"Korlantas Polri melalui Polda Jawa Timur akan terus mengembangkan teknologi dalam rangka percepatan pelayanan kepada masyarakat. Saya pastikan bahwa di Polda Jawa Timur, e-Tilang sudah berjalan dengan baik. Bahkan datanya menunjukkan peningkatan signifikan: penindakan naik 307 persen, validasi naik 228 persen, dan konfirmasi pembayaran naik 198 persen," tuturnya.
Saat ini, Polda Jawa Timur telah memiliki 216 unit kamera ETLE yang tersebar di berbagai titik strategis. Namun, Korlantas menargetkan jumlah tersebut meningkat hampir lima kali lipat pada tahun depan.
"Jumlah kamera saat ini baru 216, dan akan ditingkatkan menjadi minimal 1.000 pada tahun 2026. Harapan kami, dengan adanya e-Tilang, penegakan hukum, dan transformasi digital ini, angka kecelakaan dapat berkurang," jelas Irjen Agus.
Kakorlantas menegaskan bahwa tujuan utama penerapan ETLE bukan semata-mata menindak pelanggaran, melainkan membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
"Kami berharap masyarakat bisa disiplin tanpa harus ditilang, karena senyum Polantas adalah yang utama. Kami ingin tetap dekat dengan masyarakat, mengimbau agar selalu hati-hati di jalan, tertib, dan mengutamakan keselamatan," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi, Kabag Renmin Korlantas Polri Kombes Pol Made Agus, serta Kasubdit Dakgar Dirgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Matrius.
Langkah revitalisasi ETLE diharapkan dapat memperkuat transformasi digital Korlantas Polri serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia.