Kabar Pelemparan Ular ke Asrama Papua di Surabaya akan Diusut

Senin, 9 September 2019 17:53 Reporter : Lia Harahap, Intan Umbari Prihatin
Kabar Pelemparan Ular ke Asrama Papua di Surabaya akan Diusut Suasana di depan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Kota Surabaya, Jawa Timur, dikabarkan dilempar ular pada Senin dini hari. Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menyesalkan aksi pelemparan ular tersebut.

"Aksi teror ular itu mengancam kondusifitas keamanan. Kami meminta pihak kepolisian dan TNI segera mengusut tuntas dan segera menangkap pelaku," kata Whisnu Sakti Buana di Surabaya. Demikian dikutip dari Antar, Senin (9/9).

Ia mengatakan kondisi Kota Surabaya sudah berangsur kondusif setelah dampak insiden di Asrama Mahasiswa Papua pada 16-17 Agustus yang memunculkan tuduhan aksi rasialis terhadap warga Papua dan memicu demonstrasi.

Whisnu mengatakan, pemerintah kota sudah bekerja keras untuk meredam dampak insiden tersebut dan meyakinkan semua pihak bahwa tidak ada rasisme di Kota Pahlawan.

Menyikapi pelemparan ular tersebut, dia meminta semua pihak tidak mudah terpancing oleh aksi-aksi provokasi.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan keamanan di Kota Pahlawan," ujarnya.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, menegaskan kabar itu tidak perlu dipercaya.

"Ada isu bahwa di asrama anak-anak kita Papua di Surabaya dilempar ular, udah denger belum? Kalau belum Alhamdulillah, kalau belum denger enggak usah denger, karena itu enggak perlu didengarkan," kata Wiranto usai jumpa pers soal kondisi Papua terkini, di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (9/9).

Dia memastikan tidak ada pelemparan ular ke asrama tersebut. Dia menilai kabar itu rekayasa.

"Enggak ada lah ya orang nangkap ular itu di lempar lempar enggak ada," katanya.

Sebaran informasi itu, kata dia, menunjukkan ada pihak yang kembali ingin membuat suasana tidak kondusif. Saat ini, kata Wiranto, pihaknya masih mengusut tuntas.

"Kita usut kita tuntaskan," tegas Wiranto. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini