Jokowi Sebut Perlunya Transformasi Besar Pascapandemi di Forum KTT G20

Minggu, 22 November 2020 22:32 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Sebut Perlunya Transformasi Besar Pascapandemi di Forum KTT G20 Jokowi Hadiri KTT G-20 Secara Virtual. ©2020 Merdeka.com/Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan saat ini adalah waktu yang tepat untuk seluruh negara melakukan transformasi besar pascapandemi pandemi Covid-19. Tidak hanya untuk pulih dari kesehatan dan ekonomi tetapi juga bangkit lebih kokoh.

"Hal ini bisa diwujudkan jika terdapat visi besar, aksi besar, dan perubahan besar. Big vision, big action, and big transformation," kata Jokowi saat menyampaikan pidato melalui konferensi video pada Sesi II Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/11).

Jokowi juga menjelaskan pascapandemi Indonesia ingin membangun ekonomi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan tangguh. Untuk itu, pembenahan fundamental mutlak dilakukan. Sebab itu nantinya akan mengembangkan ekonomi hijau dan berkelanjutan.

"Indonesia juga ingin melakukan transformasi besar. Menjadi komitmen Indonesia untuk menuju ekonomi lebih hijau dan berkelanjutan. Geliat pemulihan ekonomi tidak boleh lagi mengabaikan perlindungan terhadap lingkungan," jelasnya.

Jokowi juga menegaskan kembali bahwa untuk melakukan pemulihan harus memiliki visi dan aksi yang besar. Sehingga tercipta transformasi yang lebih kuat.

"Hal tersebut harus dilakukan negara G20 untuk membangun ekonomi dunia yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan tangguh," ungkap Jokowi.

Diketahui rangkaian KTT G20 tahun 2020 yang berlangsung di Kota Riyadh, Arab Saudi, ini akan diakhiri dengan seremoni penutupan yang juga akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta para kepala negara atau pemerintahan negara-negara G20 lainnya.

Turut hadir mendampingi Presiden ialah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sherpa G-20 Indonesia Rizal Affandi Lukman yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional Suminto. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini