Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi akan melawat ke Rote Nusa Tenggara Timur

Jokowi akan melawat ke Rote Nusa Tenggara Timur Jokowi di Rapimnas Hanura. ©Setpres RI/Rusman

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan mengunjungi Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bakal Calon Bupati Kabupaten Rote Ndao, Bima Fanggidae mengatakan siap menunjukkan kepada Jokowi mengenai potensi ekonomi lokal Rote.

"Rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Rote sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Rote. Kami mengapresiasi rencana ini karena ini merupakan kunjungan pertama yang dilakukan oleh Presiden Indonesia," kata Bima di Jalan Veteran III, Jakarta, Senin (14/8).

Diakuinya, Rote memang salah satu Kabupaten termiskin di Indonesia. Masyarakat Rote sangat kesulitan mendapatkan air, sementara 86 persen masyarakat Rote adalah bercocok tanam.

"Untuk mendapatkan air di sana, masyarakat harus membeli dengan harga yang tidak murah. Masyarakat harus beli air dengan rate harga Rp 200 ribu/tangki. Padahal pendapatan mereka tidak sampai Rp 300 ribu, kalau air saja Rp 200 ribu, mereka makan apa?" tutur dia.

Untuk itu, Bima berharap kedatangan Presiden Jokowi nantinya bisa mendatangkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Rote.

"Belum pernah presiden-presiden terdahulu datang mengunjungi bagian terselatan dari NKRI. Mudah-mudahan dengan kedatangan beliau, Rote bisa lebih dikenal (publik) dan diperhatikan," ucapnya.

Bima menegaskan Rote sebetulnya memiliki banyak potensi ekonomi yang bisa digarap untuk menggenjot PAD daerah. Mulai dari faktor kekayaan destinasi wisata alam, pantai, laut, hingga potensi agrobisnis rumput laut dan lontar sebagai tanaman khas Rote.

Menurut Bima, pohon lontar punya banyak produk turunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Bisa diolah menjadi kecap, gula semut yang amat untuk penderita diabetes, obat panas dalam, hingga alternatif bahan bakar pengganti bensin dan solar.

"Dari buah lontar ini bisa menghasilkan banyak produk turunan dan semuanya adalah ilmu turunan dari nenek moyang. Hanya masyarakat Rote yang bisa mengolahnya, di tempat lain tidak ada," tuturnya.

Sementara itu, potensi agrobisnis lontar belum dilirik dan difasilitasi oleh pemerintah daerah hingga saat ini. Bima telah menawarkan solusi untuk mendobrak kebuntuan masyarakat ini. Caranya, lewat program edukasi dan sosialisasi turun langsung ke masyarakat bawah.

"Nilai jualnya tinggi dan kalau digarap marketnya secara serius bisa menaikkan kesejahteraan masyarakat. Nah sayangnya karena ini kurang didukung pemda saat ini sehingga pemasarannya juga tidak berjalan dengan baik. Kami akan coba buka akses market lontar di level nasional hingga global," tegas dia.

Bima berharap kedatangan Jokowi di Rote bisa membuka mata masyarakat Indonesia akan potensi ekonomi lokal wilayah batas paling selatan NKRI lewat budidaya agrobisnis lontar yang belum terjamah itu. Bima juga siap mensinergikan kebijakan Pemerintah Jokowi yang berorientasi berdikari nasional dimulai dari tingkat lokal dalam visi misinya membangun Rote.

"Komitmen saya dengan pak wakil adalah, kami akan fokus di daerah, di desa. Kalau pemerintah Pak Jokowi adalah pembangunan dari daerah, ya bersinergi dengan kami. Karena kami akan fokus dari daerah dan desa sehingga PAD (pendapatan asli daerah) bisa meningkat," tandas putra daerah asli Rote itu.

Dua hari lalu, Presiden Jokowi menjanjikan akan mengunjungi Pulau Rote yang merupakan paling selatan di Wilayah Indonesia tahun ini. Indonesia memiliki banyak pulau, bahasa, suku. Ada 17.000 pulau, 714 suku dan banyak bahasa.

Jokowi mengakui sudah mengunjungi semua pulau terluar ujung wilayah Indonesia, meliputi Sabang di Barat, Merauke di Timur dan Miangas di Utara. Namun, sayangnya Pulau Rote yang berada di ujung selatan Nusatara belum pernah didatanginya.

"Yang di ujung-ujung sudah saya kunjungi semua, hanya Pulau Rote yang di ujung selatan Indonesia yang belum saya kunjungi, Insya Allah tahun ini saya ke sana," kata Presiden Jokowi dalam kunjungannya di Pondok Pesantren Al Amien di Jember, Sabtu (12/8) malam.

Kedatangan Jokowi ke Pulau Rote ini bakal menjadi sejarah karena hingga kini belum ada satupun presiden RI yang pernah menginjakkan kaki di sana. Jokowi juga akan mencatatkan prestasi satu-satunya Presiden RI hingga kini yang pernah menginjakkan kaki di empat penjuru mata angin Pulau terluar Indonesia.

Pulau Rote adalah sebuah pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Rote merupakan wilayah paling selatan Indonesia Pulau ini terkenal dengan kekhasan budidaya lontar, wisata alam pantai, musik sasando, dan topi adat Ti'i Langga. Rote beserta pulau-pulau kecil disekitarnya berstatus sebagai kabupaten dengan nama Kabupaten Rote Ndao melalui Undang-undang Nomor 9 Tahun 2002.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP