Jelang Ramadan, Hotel di Solo Buat Miniatur Masjid dari Kue Kembang Goyang
Merdeka.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1443 H, sejumlah hotel di Solo bersolek untuk menarik tamu. Salah satunya dengan menghadirkan dekorasi bernuansa islami.
The Sunan Hotel Solo, misalnya, membuat miniatur masjid dengan bahan baku dari kue kembang goyang. Miniatur berdiameter 200 cm dan tinggi 190 cm itu diletakkan tepat di tengah lobi lounge.
General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari mengatakan, miniatur masjid berbahan dasar makanan tradisional itu disusun menggunakan lem berbahan white chocolate. Proses pengerjaannya memakan waktu selama 5 hari.
Habiskan 20 Kg Kembang Goyang
"Miniatur masjid ini menghabiskan kue kembang goyang sebanyak 20 kg. Dikerjakan oleh team Art & Pastry The Sunan Hotel Solo," ujar Retno saat ditemui, Selasa (15/3).
Kue kembang goyang, jelas Retno, merupakan salah satu kue tradisional khas Betawi. Bentuknya menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan.
"Makanan ini memiliki rasa yang manis dan renyah dan biasa disajikan ketika momen Lebaran. Miniatur ini kita pamerkan di lobi lounge sampai dengan tibanya hari raya Idulfitri," katanya.
Paket Ramadan
Dekorasi bernuansa islami ini bisa dimanfaatkan para tamu yang menginap maupun masyarakat yang sedang berada di The Sunan Hotel untuk mengabadikan kenangan ketika sedang menikmati suasana Ramadan dan hari raya Idulfitri.
Selain menyiapkan dekorasi, The Sunan juga telah menghadirkan berbagai paket untuk menyambut datangnya hari kemenangan dengan menghadirkan berbagai menu istimewa.
"Ada paket yang kita tawarkan dengan variasi menu yang berbeda setiap harinya. Tersedia paket Hantaran Ramadhan, paket menu buka puasa all u can eat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan batasan jumlah pengunjung," pungkas Retno.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya