Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jejak Penjajahan Jepang dan Eksotisnya Puncak Legendaris Gunung Padang

Jejak Penjajahan Jepang dan Eksotisnya Puncak Legendaris Gunung Padang Gunung Padang. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi para pecinta wisata alam apabila berada di Sumatera Barat ada baiknya menyempatkan diri mengunjungi Gunung Padang. Salah satu destinasi wisata terbaik untuk melihat hamparan laut dan Kota Padang dari ketinggian.

Pada Minggu (18/6), merdeka.com mendatangi tempat yang memiliki ketinggian sekira 80 meter dari atas permukaan laut. Lokasi Gunung Padang berada di seberang selatan muara Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan.

Selain bisa melihat hamparan laut, sebelum mencapai puncak pengunjung juga bisa menyaksikan sepenggal sejarah masa penjajahan yang dibuktikan dengan adanya bungker, dua benteng pertahanan serta meriam hasil peninggalan zaman Jepang yang dibangun sekitar tahun 1942-1945 dengan jalan bersisian dengan laut.

Terlihat, benteng pertama bernama Pilboks, di benteng ini juga terdapat meriam besi. Kemudian benteng kedua bernama BOW lengkap dengan runggganya yang tidak memiliki atap.

Semakin menuju puncak, pengunjung juga bisa menyaksikan legenda Siti Nurbaya dengan adanya bangunan yang dibuat sebagai makam Siti Nurbaya. Legenda itu diangkat dari novel lama dengan judul Siti Nurbaya (Kasih Tak Sampai) yang dikarang oleh seorang melayu bernama Marah Rusli pada tahun 1922 silam. Di mana di akhir ceritanya dalam novel itu Siti Nurbaya dimakamkan di Gunung Padang.

Sesampai di puncak, Anda akan disuguhkan dengan hamparan pantai dan deretan-deretan rumah di Kota Padang, dari puncak Gunung ini Anda juga tidak perlu khawatir apabila tidak membawa bekal, karena di sini banyak pedagang yang menyajikan dagangannya dengan harga makanan yang terjangkau. Untuk memasuki Gunung Padang, Anda harus membayar tiket masuk Rp10.000.

Salah satu pengunjung, Lina mengatakan, Gunung Padang merupakan objek wisata dengan panorama yang cocok untuk memanjakan mata dengan suasana alam di akhir pekan, yang dihiasi pemandangan hamparan pantai.

Sambungnya, hanya saja pada bagian pemandangan yang mengarah ke pusat Kota Padang keindahannya terganggu dengan adanya besi-besi landmark dengan tulisan Padang dan Bank Nagari.

"Pemandangan indah, cocok untuk menikmati akhir pekan di tengah kota. Namun pemandangan yang mengarah ke Pusat Kota Padang keindahannya sedikit terganggu dengan adanya besi-besi landmark," tuturnya diwawancarai merdeka.com di Gunung Padang, Minggu (18/6).

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP