JCH Bengkulu Kloter I Siap Berangkat ke Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Persiapan Rampung 100 Persen

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu memastikan kesiapan JCH Bengkulu Kloter I untuk berangkat ke Tanah Suci telah mencapai 100 persen, dengan seluruh jamaah dalam kondisi prima dan administratif lengkap.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
JCH Bengkulu Kloter I Siap Berangkat ke Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Persiapan Rampung 100 Persen
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu memastikan kesiapan JCH Bengkulu Kloter I untuk berangkat ke Tanah Suci telah mencapai 100 persen, dengan seluruh jamaah dalam kondisi prima dan administratif lengkap. (AntaraNews)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan, menyatakan seluruh Jamaah Calon Haji (JCH) Bengkulu Kelompok Terbang (Kloter) I dipastikan 100 persen siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Kesiapan ini tercapai setelah seluruh tahapan persiapan akhir rampung diselenggarakan. Keberangkatan dijadwalkan pada Sabtu malam, 25 April 2026.

Sebanyak 393 JCH Kloter I Bengkulu telah menjalani rangkaian pemeriksaan melalui layanan one stop service yang komprehensif. Proses ini mencakup pengecekan kesehatan, pembagian gelang identitas, living cost, hingga dokumen perjalanan seperti paspor. Layanan terpadu ini memastikan seluruh kebutuhan jamaah terpenuhi dalam satu tahapan pemeriksaan.

Intihan menjelaskan bahwa tidak ada kendala berarti yang ditemukan selama proses persiapan berlangsung sejak hari pertama. Seluruh jamaah calon haji juga dipastikan dalam kondisi prima dan siap untuk terbang. Mereka akan diterbangkan ke Bandara Internasional Minangkabau untuk bergabung dengan Kloter II Padang, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Proses Persiapan Komprehensif JCH Bengkulu

Proses persiapan keberangkatan JCH Bengkulu Kloter I telah dilaksanakan secara menyeluruh dan terintegrasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu. Layanan terpadu atau one stop service menjadi kunci dalam memastikan kelancaran administrasi dan kesiapan fisik jamaah. Ini meliputi berbagai aspek penting yang harus dipenuhi sebelum keberangkatan.

Dalam layanan ini, setiap jamaah menjalani pengecekan kesehatan mendalam untuk memastikan kondisi fisik mereka fit. Selain itu, pembagian gelang identitas dan living cost juga dilakukan secara efisien. Dokumen perjalanan seperti paspor diverifikasi ulang untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Setelah melalui layanan terpadu, para jamaah calon haji menempati kamar pemondokan yang telah disediakan. Mereka juga mengikuti pembinaan intensif sebagai bagian dari persiapan akhir. Pembinaan ini penting untuk memberikan bekal spiritual dan praktis selama di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan, menegaskan bahwa seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti. "Alhamdulillah kesiapan kita pada hari pertama ini sudah 100 persen untuk siap berangkat, baik secara administrasi maupun kesiapan jamaah, semuanya sudah maksimal," ujarnya.

Kondisi Kesehatan Prima dan Jadwal Keberangkatan

Aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam persiapan JCH Bengkulu Kloter I. Berdasarkan pantauan tim medis, seluruh jamaah berada dalam kondisi fisik yang sangat baik. Tidak ada laporan jamaah yang memerlukan perawatan khusus di klinik, menandakan kesiapan mereka secara optimal.

Kesiapan kesehatan ini menjadi faktor krusial untuk memastikan jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar. Kondisi prima ini merupakan hasil dari pemeriksaan kesehatan berkala dan upaya menjaga kebugaran yang telah dilakukan sebelumnya.

Sebanyak 393 calon haji dari Kloter I Bengkulu dijadwalkan akan diberangkatkan pada Sabtu malam, 25 April 2026. Mereka akan terbang dari Bengkulu menuju Bandara Internasional Minangkabau di Padang. Di sana, JCH Bengkulu akan bergabung dengan Kloter II Padang.

Setelah bergabung, rombongan JCH gabungan ini akan melanjutkan penerbangan langsung menuju Madinah. Rute ini dirancang untuk efisiensi dan kenyamanan jamaah. "Berdasarkan pantauan hingga pagi hari, kondisi kesehatan jamaah semuanya fit, tidak ada yang dirawat di klinik, sehingga seluruhnya siap diberangkatkan," tambah Intihan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi