Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jatimnomics jadikan ekonomi jatim inklusif dan berkeadilan

Jatimnomics jadikan ekonomi jatim inklusif dan berkeadilan Gubernur Jatim. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengatakan konsep Jatimnomics dibentuk agar ekonomi Jatim tumbuh inklusif dan berkeadilan. Konsep ini menghadirkan kebijakan fiskal yang adil dan tepat untuk melayani serta memfasilitasi perekonomian, baik untuk segmen besar, menengah, maupun kecil.

"Konsep ini merupakan trisula strategi pembangunan yang terdiri dari peningkatan basis produksi UMKM dan besar, pembiayaan yang kompetitif, serta pengembangan perdagangan atau pasar," kata Gubernur yang akrab disapa Pake Karwo saat membuka Rapat Koordinasi IV KAHMI tahun 2017 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (25/8) malam.

Ia menyampaikan, untuk segmen ekonomi besar pemerintah siap memberikan jaminan berupa kemudahan perizinan, ketersediaan pasokan listrik, iklim buruh yang demokratis, serta membantu percepatan ketersediaan lahan untuk kepentingan investasi.

Sedangkan untuk segmen UMKM, dikatakan Soekarwo, memberikan stimulus kredit murah dengan metode loan agreement melalui perbankan. Adapun skemanya, APBD Pemprov di-bridging-kan kepada Bank Jatim dengan bunga 2 persen per tahun, kemudian Bank Jatim berperan menjadi APEX Bank bagi BPR-BPR di Jatim dengan suku bunga kredit efektif sebesar 6 persen per tahun, lalu BPR diperkenankan menyalurkan dana kepada UMKM dengan bunga 7 sampai 9 persen per tahun.

"Suku bunga murah tersebut sudah termasuk asuransi Jaminan Kredit Daerah atau Jamkrida. Selain itu, suku bunga ini jauh lebih kecil daripada suku bunga yang diterapkan bank kepada sektor UMKM pada umumnya yang berkisar di atas 20 persen per tahun," ujarnya.

Kemudian, masih menurut Soekarwo, Jatimnomics bertujuan untuk produk-produk asal Jatim makin laris dan bisa mendapat pasar, Pemprov Jatim juga nantinya bakal mengkonstruksi sistem pasar yang dapat mengakselerasi pangsa pasar domestik.

Sedangkan untuk pasar dalam negeri, dirinya mendirikan 26 Kantor Perwakilan Dagang (KPD) di 26 provinsi, untuk pasar luar negeri, telah ditunjuk duta perdagangan di enam kota di lima negara.

Ditambahkan, untuk segmen orang kecil, dilakukan secara afirmatif melalui charity. Yakni melalui hibah dan bansos. "Hibah itu untuk orang kecil, jadi tolong jangan melarang hibah. Pasalnya, hibah adalah sedekah bagi mereka yang benar-benar tidak mampu," tandasnya. (mdk/ibs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP