Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak<br>

Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak

Petugas TNKS di Pintu R10 Dudung mengatakan, sebenarnya status Gunung Kerinci berada pada level II atau waspada, sejak tahun 2007. Namun, setelah erupsi Gunung Marapi, TNKS berhati-hati.

Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) membatasi pendakian Gunung Kerinci sampai radius tiga kilometer dari kawah aktif pasca erupsi Gunung Marapi yang menewaskan 23 pendaki.

Pembatasan ini berlaku sejak Jumat (08/12) sampai waktu yang belum ditentukan, tertuang dalam surat pengumuman PG1304/T.1/BIDTEK/KSA/12/2023.

Surat itu ditandatangani oleh kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Hadir.


Petugas TNKS di Pintu R10 Dudung mengatakan, sebenarnya status Gunung Kerinci berada pada level II atau waspada, sejak tahun 2007. Namun, setelah erupsi Gunung Marapi, TNKS berhati-hati.

Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak
Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak

“Jadi SOP ini dikeluarkan lagi karena untuk mengingat kembali, padahal untuk kondisi Gunung Kerinci tersebut di level II ini sejak 16 tahun yang lalu,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (08/12).

Menurut Dudung, pihaknya sudah merekomendasikan para pendaki Gunung Kerinci untuk camp di shelter 2. Lokasi itu berada di ketinggian 2.700 MDPL.

“Para pendaki ini sudah diimbau agar tidak mendekati puncak, namun karena keterbatasan personel sehingga kami menambah aturan dan surat pernyataan di saat para wisatawan yang akan puncak gunung,” ujarnya.

Selain itu, pada jalur pendakian dari Pos R10 Kayu Aro Kerinci hanya dapat dilakukan sampai di shelter II. 

“Kami juga terus memberikan informasi kepada pendaki untuk menaati SOP yang ada, dan kita juga selalu koordinasi dengan pihak lain juga,” tutupnya.

Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah IV (SPTN IV) Solok Selatan, Sumatera Barat David mengatakan, hasil pengamatan periode 7 Desember 2023 pukul 00.00-24.00 WIB, tingkat aktivitas Gunung Kerinci berada pada Level II.

Salah satu rekomendasinya adalah masyarakat di sekitar gunung api Kerinci dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak di dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

“Masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya atau kawasan rawan bencana III," ujarnya.

Gunung Kerinci memiliki dua jalur pendakian yaitu dari Solok Selatan Sumatra Barat dan R10 Kersik Tuo Kayu Aro Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak

Pada pengumuman Balai Besar TNKS PG.1301/T.1/BIDTEK/KSA/12/2023, jalur pendakian dari Pos R10 Kayu Aro Kerinci hanya dapat dilakukan sampai di Shelter II.

Sedangkan pada jalur pendakian dari Pos Bumi Perkemahan Bukit Bontak Solok Selatan, hanya dapat dilakukan sampai Camp Tapir.

Untuk sekarang, kata David, tidak ada wisatawan yang melakukan pendakian gunung Kerinci dari Solok Selatan.

"Pada pengumuman Balai Besar TNKS juga di lampirkan peta yang batas maksimal pendakian," katanya.

Rekam Jejak Erupsi Gunung Marapi Sumbar, Tercatat Sejak 1807 hingga 2011 Berstatus Waspada
Rekam Jejak Erupsi Gunung Marapi Sumbar, Tercatat Sejak 1807 hingga 2011 Berstatus Waspada

Terkait akankah ada erupsi susulan yang lebih besar, PVMBG tidak bisa memprediksi.

Baca Selengkapnya icon-hand
1 Warga Jambi Korban Meninggal Erupsi Gunung Marapi, Naik Gunung Sejak Sabtu Pagi
1 Warga Jambi Korban Meninggal Erupsi Gunung Marapi, Naik Gunung Sejak Sabtu Pagi

Korban ditemukan pada Selasa (5/12) sore kemarin oleh tim SAR yang melakukan pencarian.

Baca Selengkapnya icon-hand
Erupsi Gunung Marapi, 8 Pendaki yang Meninggal Dievakuasi, 10 Lainnya Masih Dicari
Erupsi Gunung Marapi, 8 Pendaki yang Meninggal Dievakuasi, 10 Lainnya Masih Dicari

Adapun jarak puncak menuju pos evakuasi Batu Plano Gunung Marapi kira-kira dua setengah jam.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Begini Kondisi 3 Warga Riau yang Selamat dari Erupsi Gunung Marapi
Begini Kondisi 3 Warga Riau yang Selamat dari Erupsi Gunung Marapi

Dua warga Riau meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi, Sumbar, pada Minggu (3/12). Satu orang masih hilang, dan tiga lainnya luka-luka.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kisah Sejarah Letusan Gunung Marapi di Kabupaten Agam dari Dulu hingga Kini
Kisah Sejarah Letusan Gunung Marapi di Kabupaten Agam dari Dulu hingga Kini

Baru-baru ini Gunung Marapi di Kabupaten Agam mengalami erupsi yang cukup dahsyat.

Baca Selengkapnya icon-hand
Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?
Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?

Dia menyebutkan tidak ada peningkatan level saat Marapi mengalami erupsi. Karena saat itu Gunung Marapi mengalami erupsi freatik.

Baca Selengkapnya icon-hand
Erupsi Gunung Marapi, 28 Pendaki Belum Berhasil Turun
Erupsi Gunung Marapi, 28 Pendaki Belum Berhasil Turun

Tidak kurang dari 47 pendaki terdampak erupsi Gunung Marapi, Minggu (3/12).

Baca Selengkapnya icon-hand
Gunung Marapi Erupsi, 42 Orang Pendaki Masih Terjebak dan Menunggu Dievakuasi
Gunung Marapi Erupsi, 42 Orang Pendaki Masih Terjebak dan Menunggu Dievakuasi

Total pendaki yang naik ke Gunung Marapi sebanyak 70 orang.

Baca Selengkapnya icon-hand
6 Dari 29 Pendaki asal Riau Masih Terjebak di Gunung Marapi
6 Dari 29 Pendaki asal Riau Masih Terjebak di Gunung Marapi

Sebanyak 6 pendaki asal Riau masih terjebak di Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar), yang kembali erupsi pada Minggu (3/12) sekitar pukul 14.54 WIB.

Baca Selengkapnya icon-hand