Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?

<br>Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?


Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?

22 Pendaki ditemukan meninggal dunia.

Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat menyebabkan 22 pendaki ditemukan meninggal dunia. Tim Sar Gabungan telah mengevakuasi 22 jenazah dan menyerahkan ke rumah sakit untuk diidentifikasi.

Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?

Tercatat, sebanyak 75 orang muda mudi mendaki gunung itu. Begitu erupsi terjadi pada Minggu (4/12), sejumlah pendaki berusaha menyelamatkan diri. Sebagian selamat, namun tak sedikit yang terjebak hingga meninggal dunia.


Sebelum kejadian, peringatan waspada level 2 pada 1 Desember 2023 lalu terhadap Gunung Marapi sudah dilakukan PVMKG dengan memberikan rekomendasi ke petugas setempat. Tapi, para pendaki tetap menaiki gunung aktif tersebut.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Dr Hendra Gunawan mengatakan, saat kejadian status Marapi memang sedang berada pada waspada level 2.


Dia menyebutkan tidak ada peningkatan level saat Marapi mengalami erupsi. Karena saat itu Gunung Marapi mengalami erupsi freatik.

Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?

"Tidak ada (peningkatan status). Tipe erupsi freatik sulit bisa mendeteksi tanda-tanda," kata Hendra saat dihubungi merdeka.com Rabu (6/12).

Dia menyebutkan rekomendasi status waspada level 2 yang diberikan PVMKG ke BKSDA setempat hanya sebatas saran untuk diperimbangkan. Karena itu, pengetatan jalur masuk bagi pendaki bukan wewenang PVMKG.


"Rekomendasi sebetulnya saran untuk dipertimbangkan bila stakeholder akan mengambil kebijakan," ucap Hendra.

Setelah memberikan rekomendasi itu, Hendra mengaku selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap Gunung Marapi.


"Selalu berkoordinasi dengan stakeholder (misalnya pada 11 Juli 2023), sekalian disosialisasikan rekomendasi ini/bahayanya agar semua pihak paham," kata Hendra.

Waspada level 2 dinyatakan berbahaya bagi gunung api yang aktif. Tapi, tidak berlaku bagi bukan gunung aktif. Hendra mengatakan pihaknya mengeluarkan 3 kategori pada gunung api.


"PVMKG mengeluarkan 3 kategori (tipe A, B dan C), yang paling aktif tipe A, tipe C yang paling kurang aktif, sisanya gunung sangat tidak aktif," jelasnya.

Gunung Marapi Erupsi, Kenapa Masih Banyak Pendaki?

Meski sudah mengeluarkan peringatan keras bahwa pendaki dilarang mendaki Gunung Marapi karena berstatus waspada 2, namun mereka nekat menaikinya. Sehingga erupsi menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

"Ke depannya akan disusun regulasi yang lebih kuat. Misalnya RPerpres (randangan peraturan presiden) atau RUU (randangan undang-undang)," tegas Hendra.


Seperti diketahui, Erupsi Gunung Marapi terjadi pada Minggu, (3/12) pukul 14.54 WIB dengan tinggi kolom abu 3.000 meter

Semua pendaki tersebut terdata melalui booking sistem online BKSDA Sumatera Barat dan saat pencarian korban masih dilakukan tim gabunggan.

Semua pendaki tersebut terdata melalui booking sistem online BKSDA Sumatera Barat dan saat pencarian korban masih dilakukan tim gabunggan.

Memahami Erupsi Freatik Gunung Marapi yang Menyebabkan 23 Pendaki Meninggal Dunia
Memahami Erupsi Freatik Gunung Marapi yang Menyebabkan 23 Pendaki Meninggal Dunia

Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat kategori freatik yang waktunya sulit diprediksi karena berada di permukaan.

Baca Selengkapnya
Gunung Marapi Erupsi, 42 Orang Pendaki Masih Terjebak dan Menunggu Dievakuasi
Gunung Marapi Erupsi, 42 Orang Pendaki Masih Terjebak dan Menunggu Dievakuasi

Total pendaki yang naik ke Gunung Marapi sebanyak 70 orang.

Baca Selengkapnya
Begini Kondisi 3 Warga Riau yang Selamat dari Erupsi Gunung Marapi
Begini Kondisi 3 Warga Riau yang Selamat dari Erupsi Gunung Marapi

Dua warga Riau meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi, Sumbar, pada Minggu (3/12). Satu orang masih hilang, dan tiga lainnya luka-luka.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Erupsi Gunung Marapi, 28 Pendaki Belum Berhasil Turun
Erupsi Gunung Marapi, 28 Pendaki Belum Berhasil Turun

Tidak kurang dari 47 pendaki terdampak erupsi Gunung Marapi, Minggu (3/12).

Baca Selengkapnya
Kapolri dan Panglima TNI Beberkan Langkah-Langkah Penanganan Korban Erupsi Gunung Marapi
Kapolri dan Panglima TNI Beberkan Langkah-Langkah Penanganan Korban Erupsi Gunung Marapi

Data BNPB hingga kini 11 orang meninggal akibat erupsi gunung marapi tersebut.

Baca Selengkapnya
Daftar Peristiwa Erupsi Gunung Marapi dari Tahun ke Tahun
Daftar Peristiwa Erupsi Gunung Marapi dari Tahun ke Tahun

Berikut uraian setiap peristiwa erupsi Gunung Marapi yang tercatat BNPB.

Baca Selengkapnya
30 Warga Dikabarkan Hilang Pascaerupsi Gunung Marapi, Tim SAR Gabungan Imbau Keluarga Melapor
30 Warga Dikabarkan Hilang Pascaerupsi Gunung Marapi, Tim SAR Gabungan Imbau Keluarga Melapor

Tim SAR gabungan erupsi Gunung Marapi mengimbau masyarakat segera melapor apabila ada keluarganya hilang Gunung Marapi..

Baca Selengkapnya
Cek Fakta! Gunung Marapi Beda dengan Merapi
Cek Fakta! Gunung Marapi Beda dengan Merapi

Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, mengalami erupsi sejak 3 Desember 2023.

Baca Selengkapnya
Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak
Imbas Erupsi Marapi, Pendaki Gunung Kerinci Dilarang Sampai Puncak

Pembatasan ini berlaku sejak Jumat (08/12) sampai waktu yang belum ditentukan.

Baca Selengkapnya
Baca Juga