Jalur mudik Kalimalang berlubang dan gelap karena pohon rindang
Merdeka.com - Memasuki H-8 Lebaran, jalur mudik di Jalan KH. Noer Alie atau Kalimalang di Kota Bekasi, Jawa Barat belum mulus. Bahkan, kondisi di sepanjang jalur itu gelap. Penyebabnya, penerangan jalan tertutup pohon rindang.
Pantauan merdeka.com pada malam hari, dari mulai Caman sampai dengan Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan ditemukan beberapa titik jalan berlubang. Bahkan, lubang jalan itu menganga hingga diameter 30 sentimeter. Karena itu, pengguna sepeda motor harus berhati-hati.
Selain masih ada jalan berlubang, penerangan di sana cukup gelap. Padahal, lampu penerangan jalan umum menyala, tapi karena terhalang oleh pohon rindang, sehingga membuat jalan menjadi gelap. Titik-titik pohon rindang mulai terlihat di sekitar Galaxi sampai dengan Jalan Ahmad Yani.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar memangkas pohon rindang yang menghalangi penerangan jalan umum. "Kami sudah sampaikan agar hal-hal seperti itu diselesaikan," katanya, Kamis (7/6).
Dinas Perhubungan Kota Bekasi mencatat gelombang arus mudik sepeda motor melintas di wilayah setempat akan terjadi mulai Jumat pekan ini. Sebab, hari itu merupakan hari terakhir masuk kerja. Gelombang mudik bakal terus terjadi sampai dengan H-2 atau 13 Juni mendatang.
"Jalur utama pemudik sepeda motor di Kalimalang," kata Kepala Dinas Perhubungan, Kota Bekasi, Yayan Yuliana.
Selain Kalimalang yang paling favorit, ada dua jalur lain di antaranya dari Sultan Agung-Jalan Juanda-Pantura, dan I Gusti Ngurah Rai-Sudirman-Juanda-Pantura. Pihaknya telah menyiapkan rambu portabel penunjuk arah menuju ke jalur Pantura. "Rambu sudah mulai dipasang," kata dia.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya