Jalur Kebun Raya Bogor macet, Pemkot bingung cari lahan parkir
Merdeka.com - Kemacetan di jalur Sistem Satu Arah (SSA) lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor (Jalan Ir H Juanda-Jalak Harupat-Pajajaran dan Otista) sering terjadi khususnya saat akhir pekan. Hal ini dikarenakan maraknya parkir liar di bahu jalan.
Pemerintah Kota Bogor juga kebingungan untuk mengatasi parkir liar tersebut. Sehingga, Pemkot Bogor berencana memilih gedung Plaza Bogor yang terletak di Jalan Raya Surya Kancana, Bogor Tengah, Kota Bogor, untuk dijadikan tempat parkir.
Meski demikian, wacana yang sempat muncul dua tahun silam tersebut sepertinya kurang tersosialisasikan kepada para pedagang. Baik pedagang tradisional dan modern yang selama ini berjualan di gedung lantai 4 itu.
"Wah yang benar, saya belum dengar. Terus kami yang biasa berjualan atau menyewa kios di sini bagaimana dan akan kemanakah," kata Kurniasih (45), pedagang sandal saat ditemui di Plaza Bogor, Senin (24/10)
Jika bangunan mal tertua di Kota Bogor itu bakal dialihfungsikan, diperlukan persiapan matang. Sebab gedung yang kurang layak dan usia yang sudah cukup tua, diperlukan renovasi total.
Selain itu, perlu adanya relokasi pedagang yang sudah menyewa kios atau toko di gedung tersebut.
Khodijah (32), pedagang aksesoris atau perlengkapan wanita di lantai 1 gedung Plaza Bogor mengharapkan jika memang Plaza Bogor bakal jadi gedung parkir, Pemkot segera menentukan lokasi untuk para pedagang lama.
"Jika tidak ada solusi dan main usir saja, sudah sangat keterlaluan pemerintah," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengungkapkan, pihaknya tengah mencari lokasi yang tepat untuk dijadikan lahan parkir sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan di sepanjang jalur SSA.
"Konsekuensinya adalah jalur menyempit, dan untuk solusinya itu adalah membangun gedung parkir di beberapa titik," kata Usmar.
Menurut Usmar membangun area parkir adalah konsekuensi logis dari dampak SSA dan pelebaran pedestrian. Nantinya ada dua titik parkir yang akan dibangun oleh Pemkot Bogor.
"Kota Bogor punya aset, yaitu di Plaza Bogor di Jalan Suryakencana, kontrak kerja kita itu habis 2017, dan kita akan bangun lahan parkir di situ, selain itu adalagi tapi itu bukan punya kita, yaitu lahan kosong disebelah BCA," ujarnya. (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya