Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jaksa belum siap, sidang kasus satu ton sabu ditunda

Jaksa belum siap, sidang kasus satu ton sabu ditunda sidang penyelundupan satu ton sabu. ©2018 Merdeka.com/syifa hanifa

Merdeka.com - Sidang tuntutan kasus penyelundupan 1 ton sabu di Anyer, Banten, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan harus ditunda. Sebab, alasan Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum selesai menyusun tuntutan terhadap 8 terdakwa tersebut.

"Jadi peserta sidang sekalian JPU menyatakan belum siap untuk melanjutkan persidangan dan memohon untuk ditunda karena belum siap menyelesaikan berkas perkara," kata Ketua Majelis Hakim Effendi Mukhtar, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/3).

Hakim menyepakati, sidang ditunda selama satu minggu dan kembali dilanjutkan pada Rabu, 14 Maret 2018.

"Sidang ini ditunda dan dilanjutkan tanggal 14 Maret dengan acara tuntutan pidana pukul 15.00 WIB," ujar Hakim ketua dan sekaligus mengakhiri persidangan.

Sementara usai persidangan, JPU Payamanan menjelaskan, penundaan ini karena alasan berkas perkara dari 8 orang terdakwa ini dibagi menjadi dua berkas. Sehingga perlu kehatian-hatian dalam menyusun tuntutan.

"Kami menyusunnya itu kan karena keterkaitan kami juga harus sangat hati-hati dan teliti menyusun perkara dengan serius karena ini 1 ton barang buktinya. Jadi kita dalam pembuatan surat tuntutan masih perlu waktu," jelasnya.

Dia mengatakan, memang terdapat beberapa kendala, namun bukan terkait waktu, melainkan dari keterangan terdakwa yang diketahui berasal dari Taiwan sehingga perlu waktu memahami penerjemah.

"Kendala enggak ada cuma waktunya, dari saksi, dari praktiknya dari mereka harus kita perhatikan benar. Jadi kan kita juga mengadopsi dari apa yang diterangkan si translatornya. (Tuntutan) Nanti kita sama sama dengar di persidangan, Insya Allah Rabu depan kami akan bacakan surat tuntutan," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP