Jaga kesatuan bangsa, karnaval budaya cinta NKRI bakal digelar di HI
Merdeka.com - Penyerangan warga sipil di Gereja Oikumene Samarinda pada Minggu (13/11) mengejutkan kita. Terlebih ada 3 orang balita terbakar tubuhnya dan bahkan satu di antaranya Intan Olivia Marbun akhirnya meninggal dunia.
Atas insiden tersebut, gabungan Relawan Presiden Joko Widodo akan menggelar Karnaval Cinta NKRI pada Minggu (20/11) di sepanjang Jalan MH Thamrin, tepatnya di Patung Kuda hingga Bundaran HI. Karnaval itu bertujuan merawat dan menyiram perdamaian, toleransi, harmoni dan persaudaraan kebangsaan.
"Generasi kita harus bersama-sama menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar relawan NKRI Birgaldo Sinaga, Jumat (18/11).
Diungkapkan Birgaldo, 'Karnaval Cinta NKRI' diikuti sedikitnya 20 ribu massa. Jumlah itu diperkirakan akan bertambah karena kegiatan bersifat terbuka. Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan rangkaian kegiatan di antaranya pelepasan Balon Cinta NKRI, pengibaran 17.500 Bendera Merah Putih dan atraksi budaya nusantara dari Reog Ponorogo, Gondang Batak, angklung, rebana, barongsai, parade lagu kebangsaan hingga drum band.
Sementara itu, relawan lainnya Silver Matinina menambahkan Indonesia sangat beragam namun semuanya berada dalam bingkai NKRI. "Terlepas ada peristiwa politik belakangan, itu bagian dari perjalanan waktu untuk kematangan kita ber-Indonesia. Kita sebagai anak bangsa tidak boleh membiarkan pohon kebangsaan yang telah ditanam bapak bangsa kita, itu layu," katanya.
"Kita mengajak segenap anak bangsa untuk bersama-sama merawat agar pohon kebangsaan rindang kembali, membawa kedamaian, kuat kembali," tambah Silver. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya