Jadi DPO, sketsa wajah paedofil di Depok disebar polisi
Merdeka.com - Penyidik Polresta Depok menetapkan Hasan (44) terduga pencabulan terhadap SA (6) di Tapos, Depok, Jawa Barat, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi pun masih melakukan pengejaran dengan membuat tim khusus untuk memburu keberadaan Hasan.
"Kita sebarkan selebaran bahwa Hasan adalah DPO. Kita mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan ke polisi jika melihat keberadaan pelaku," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho, Selasa (4/4).
Polisi pun menyebarkan sketsa foto Hasan ke berbagai tempat agar setiap warga yang melihat bisa melapor. Dalam selebaran itu terpampang foto Hasan dengan ciri bertato di dada kiri, rambut gondrong, kulit hitam dan tidak memakai kaos.
"Ada nomor polisi yang bisa dihubungi juga. Kita juga imbau agar melapor melalui Halo Polisi," ungkapnya.
Pihaknya sudah melakukan pengejaran ke keluarga pelaku namun Hasan tidak ditemui disana. Diduga Hasan masih berpindah tempat agar jejaknya tak tercium.
"Tidak menutup kemungkinan juga lari keluar Jawa," pungkasnya.
Sebelumnya penyidik sudah melakukan pengejaran ke sejumlah tempat. Antara lain rumah yang biasa ditempati pelaku, rumah keluarganya dan istrinya.
"Tapi di sana dia tidak ada. Kami pun masih terus mengejar dia. Semoga dalam waktu dekat bisa tertangkap," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya