Istri jenderal laporkan kru bandara atas perbuatan tak menyenangkan
Merdeka.com - Polresta Manado berjanji untuk serius mengusut kasus istri jenderal polisi menampar petugas di bandara Sam Ratulangi. Insiden itu terjadi karena JW yang istri bintang satu tersebut menolak melepas jam tangannya di depan mesin x-ray.
Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut tanpa membeda-bedakan.
"Selanjutnya, kami sementara melengkapi barang bukti guna kepentingan proses hukum prioritas. Untuk laporan ini, kami pihak Polresta Manado, tidak akan tebang pilih. Kami akan periksa sesuai fakta dan apa adanya," ujar Siallagan kepada awak media, Kamis (6/7).
Polisi menerima 3 laporan atas insiden tersebut. Dua dilaporkan tindak pidana penganiayaan oleh petugas keamanan bandara termasuk EW.
Satu lainnya dilaporkan JW perbuatan tidak menyenangkan diterimanya dari petugas bandara.
Insiden penamparan ini sendiri berawal saat JW melewati pemeriksaan Walk Through Metal Detector (WTMD) di Security Check Point (SCP) 2, Rabu (5/6) sekitar pukul 07.46 Wita kemarin. Pada saat melalui alat detector tersebut, alarm berbunyi tanda mendeteksi adanya unsur logam.
Petugas keamanan berinisial AM kemudian meminta JW melepas jam tangan untuk diperiksa ulang alat X-Ray. Tak terima dengan permintaan tersebut, JW malah memarahi petugas lalu memukul hingga mengenai lengan.
EW yang datang melerai malah menerima tamparan JW. Dalam video yang viral di media sosial ini, terlihat seorang anak berusaha melerai.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya