Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istri dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo dibacok rampok

Istri dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo dibacok rampok Perampokan di Purworejo. ©2017 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Komplotan rampok menyatroni rumah Sri Pamilarsih (55) warga Desa Candisari, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Peristiwa itu terjadi pagi tadi saat Sri tengah seorang diri di rumahnya dan suaminya Hartono (60) sedang mengajar di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP).

Arif Sulistiyo, saksi yang juga tetangga korban mengungkapkan saat itu Sri sedang memasak di dapur. Tiba-tiba dua pelaku yang mengenakan helm dan jaket kulit langsung masuk ke dalam rumahnya. Korban berteriak minta tolong, pelaku malah membacok kepala korban dan langsung melarikan diri.

Mendengar teriakan minta tolong Sri Pamilarsih, Arif bersama tetangga lainnya langsung mendatangi rumah korban yang saat itu sudah bersimbah. Sri dilarikan ke UGD RSUD Sari Husada Kabupaten Purworejo untuk mendapatkan perawatan.

"Kejadiannya itu korban minta tolong tapi kan temen-temen dari depo ini pertama larinya tahunya ke sana ke arah barat begitu di barat nggak ada apa-apa terus larinya ke rumah sini. Begitu mau buka garasi itu korbannya itu keluar dengan banyak darah. Nggak lihat pelakunya. Korbannya si cerita bilangnya ada rampok itu dua orang pakai helm cuma itu aja si tapi ditelusuri ke dalem enggak ada," tegas Arif, Selasa (18/4).

perampokan di purworejo

Perampokan di Purworejo ©2017 merdeka.com/parwito

Petugas Polres Purworejo langsung mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (OTKP) setelah mendapatkan laporan.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Cholid Mawardi, mengungkapkan sampai saat ini belum diketahui secara pasti, apa motif dan jumlah kerugian yang diderita korban. Dugaan sementara petugas, pelaku lebih dari dua orang.

"Ya kita masih dalam penyelidikan setelah olah TKP, peristiwanya yang terjadi untuk memperjelas kejadian sesungguhnya, untuk kita kembangkan kemungkinan ke arah pelakunya. Kita masih ini masih kroscek dengan korban karena korban saat ini masih di rumah sakit. Kita masih identifikasi sama korban karena korban belum bisa memberikan keterangan yang jelas. Informasi sementara ya lebih dari satu jumlahnya pastinya berapa belum tahu belum ada keterangan itu," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP