Istana Tak Inisiasi Wacana Tambah Masa Jabatan Presiden

Selasa, 26 November 2019 16:10 Reporter : Supriatin
Istana Tak Inisiasi Wacana Tambah Masa Jabatan Presiden Jokowi Konpres Revisi UU KPK. ©2019 Liputan6.com/HO/Kurniawan

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan Istana tidak menginisiasi usulan penambahan masa jabatan presiden dari 2 periode menjadi 3 periode.

"Sama sekali tidak ada inisiasi dari Istana tentang wacana itu. Jadi kalau komentar, apa yang dikomentari?" katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/11).

Dia menyebut usulan penambahan masa jabatan presiden bisa datang dari mana saja. Bisa dari partai politik maupun publik.

"Bisa dari siapa saja, yang jelas pemerintah tidak ada inisiasi untuk itu. Kalau dari parpol, siapapun, akademisi, silakan berkembang," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Jokowi Tidak Berpikir Penambahan Masa Jabatan

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo sama sekali tidak berpikir untuk menambah masa jabatan presiden.

"Sampai hari ini presiden sama sekali tidak berpikir itu dan ini juga kalau dibiarkan menjadi kontra produktif," kata Pramono di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (25/11).

Pramono menyebut, Jokowi merupakan Presiden yang dipilih rakyat setelah reformasi. Karena itu, dia yakin Jokowi tetap mempertahankan UUD 1945 hasil amandemen pertama yang menjelaskan tentang masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden lima tahun.

"Beliau akan taat dan patuh kepada apa yang sudah ada. Bahkan partai-partai pun termasuk partai besar mereka beranggapan bahwa gagasan ini terlalu mengada-ada," ucap Pramono. [fik]

Baca juga:
NasDem Kaji Wacana Jabatan Presiden Menjadi 3 Periode
Fadli Zon Nilai Sangat Berbahaya Jika Masa Jabatan Presiden Ditambah
Wacana 3 Periode Jabatan Presiden Dinilai Buang-buang Waktu dan Tanpa Kajian
Puan Soal Wacana Masa Jabatan Presiden Diperpanjang: Jangan Mundur ke Belakang
Jokowi Tak Berpikir Tambah Masa Jabatan Presiden
Djarot Nilai Penambahan Masa Jabatan Presiden Bisa Kembali ke Zaman Orba

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini