Ini cara perampok sadis di Daan Mogot gembosi ban mobil Davidson

Rabu, 21 Juni 2017 16:56 Reporter : Ronald
Ini cara perampok sadis di Daan Mogot gembosi ban mobil Davidson Pelaku Kasus Perampokan Davidson. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Davidson Tantono (30) tewas usai ditembak para pelaku perampokan di bagian kepala. Saat itu Davidson tengah mengecek ban kendaraannya di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat.

Salah seorang pelaku berinisial TP memiliki peran menggemboskan ban mobil Davidson. Dari pemeriksaan, TP mengaku kalau keahlian itu diperoleh dari Safril alias SFL yang merupakan kapten dari aksi sadis tersebut.

"Dari Safril (yang ngajari) juga," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/6).

Dia mengaku beraksi saat korban berhenti di lampu merah. Saat itu, paku untuk menggemboskan ban dipasang di sandal kemudian diletakan di aspal.

"Di lampu merah pak, ketika macet kita pasang sendal tersebut. (Caranya?) Paku itu ditaruh di sendal dilubangin. Dari bawah kita tancapkan paku terbuat dari payung ke bannya," jelasnya.

"Jadi pas macet saja pak (letakan sandalnya), kalau jalan tidak bisa," sambungnya.

Dirinya dikasih info untuk beraksi dari Safli yang bertugas sebagai kapten. Setelah terima info atau sasaran, dirinya mulai beraksi.

"Saya dapat uang Rp 14,2 juta, hasil rampok," tandasnya. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini