Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini beberapa titik rawan bencana di Jalur mudik Banyumas

Ini beberapa titik rawan bencana di Jalur mudik Banyumas pembagian peta di HI. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Jalur mudik utama di wilayah Kabupaten Banyumas masuk dalam titik rawan bencana alam. Beberapa titik rawan longsor berada di kecamatan Lumbir, Pekuncen, dan Ajibarang. Sedang wilayah terindikasi rawan banjir di antaranya berada di wilayah kecamatan Sumpiuh dan Tambak.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Kusworo mengatakan titik rawan longsor disebabkan posisi sebagian medan jalan berada di atas atau sisi tebing dengan kondisi tanah cukup labil. Beberapa titik jalan di jalur tersebut, Lumbir, Pekuncen dan Ajibarang, sudah sering ambles. Sedang beberapa lokasi rawan banjir karena berada di dataran rendah.

Guna memantau lokasi rawan bencana di wilayah Banyumas, terutama di sepanjang jalur mudik, BPBD Banyumas bersama Ormas kebencanaan telah mendirikan Posko simpatik di desa Menganti, kecamatan Rawalo. Pihaknya pun telah menyiapkan dua motor trail serta mobil untuk mengangkut peralatan penanganan kebencanaan.

"Jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam, tim siap bergerak," katanya, Rabu (21/6)

Beberapa hari ke depan, bagi para pemudik diminta untuk berhati-hati saat berkendara melewati titik-titik rawan di Banyumas. Pasalnya, cuaca di wilayah Banyumas selama masa mudik lebaran diprediksi berawan hingga hujan ringan.

Karena masih berpotensi hujan, BPBD mengimbau bagi setiap pengendara untuk berhenti istirahat saat terjadi hujan lebat di titik rawan bencana.

"Mengingat lalu lintas padat serta cuaca masih sering hujan, mohon pemudik untuk waspada dan jaga keselamatan. Jika hujan lebih baik berhenti saja," katanya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP