Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Informasi ayah Mirna bikin kubu Jessica berang, ini kata Jaksa

Informasi ayah Mirna bikin kubu Jessica berang, ini kata Jaksa Sidang Jessica. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ketua tim penasihat hukum terdakwa Jessica, Otto Hasibuan berang saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendapatkan informasi terkait ahli toksikologi yang dihadirkannya dari Australia. Kabarnya info latar belakang ahli yang dihadirkan kubu Jessica itu diperoleh dari ayah Mirna, Darmawan Salihin.

Michael David Robertson asal Monash University itu dikabarkan terlibat dalam konspirasi pembunuhan di Amerika Serikat pada awal tahun 2000-an. Karenanya, Otto mempertanyakan kredibilitas jaksa dalam mendapatkan informasi dari ayah Mirna, Darmawan Salihin.

Menanggapi itu, JPU Ardito Muwardi membenarkan adanya informasi dari Darmawan saat persidangan siang tadi. Dia juga tak mengelak beberapa kali mendapatkan informasi tersebut.

"Kalau pun kami mendapatkan informasi dari bapaknya Mirna, itu enggak selalu, cuma kadang-kadang saja. Memang beberapa kali menyodorkan bukti-bukti baru atau dokumen. Tapi saya pikir, kami menerima ya saat kami mendapatkan informasi dan berusaha untuk kami sampaikan," tutur Ardito di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (21/9).

Terkait permasalahan latar belakang Michael itu, kata dia, pihaknya sengaja memverifikasi saat persidangan kepada sumbernya langsung. Sebab, data yang diterimanya cukup valid untuk dihadirkan dalam persidangan.

"Kalau pun yang masalah tadi kami merasa datanya cukup valid dan perlu diketahui oleh majelis hakim ya saya pertanyakan," kata Ardito.

"Ya sebenarnya bagian dari kami dalam melakukan penilaian apakah keterangannya akan dimasukkan ke dalam tuntuan atau tidak kan ya kita lihat nanti aja," tambah Ardito.

Padahal Otto ingin jaksa memverifikasi terlebih dahulu sebelum dipaparkan dalm persidangan. Namun Ardito mengklaim caranya tersebut bagian dari verifikasi yang sah-sah saj dilakukan.

"Ya itu kan merupakan bagian dari proses verifikasi yang saat itu bisa kami lakukan pasti akan kamu verifikasi tapi kalau verifikasinya nanti kan kelamaan makanya kami langsung tanyakan tadi. Ada satu hal yang ingin kita tanyakan dan itu logis kita tanyakan tadi tanpa perlu menunggu terlebih dahulu. Nah apapun jawabannya nanti kita yang verifikasi lebih lanjut. Kalau benar kita verifikasi kalau tidak ya kita cari lagi," terang Ardito.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP